Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

“Maaf, Mia. Seharusnya aku tidak merepotkanmu.” “Tenang saja, aku akan carikan pekerjaan untukmu.” “Terima kasih kalau begitu.” Mia lekas mengirim pesan kepada Eden. Ketikannya begitu cepat dan bersemangat. “Aku pergi dulu, besok aku beri kabar.” “Hah, secepat ini?” tanya Karin. “Aku ada urursan. Sampai jumpa nanti.”
9.388.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Aku menurunkan nada, tepat sesuai arahan karakter. Mae “Tunggu.” Daniel berhenti. Daniel “Ya?” Aku membaca kalimat berikutnya dengan hati-hati. Mae “Beberapa hari yang lalu… seorang wanita mampir.” (sejenak) “Dia menitipkan ini padamu. Kalau kau kembali.” Ada jeda. Aku membayangkan Mae mengeluarkan sesuatu dari bawah meja kasir—sebuah buku tipis, terbungkus kertas cokelat, tanpa judul.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
MENAWAR TAKDIR

MENAWAR TAKDIR

Mey Yan terdiam. Ia ingin percaya, sungguh. Tapi rasa gelisah itu masih menempel erat di hatinya. Sore Hari, di Balai Kota Saat senja mulai turun, seorang utusan dari perkemahan datang ke kediaman keluarga Mey. “Nyonya, ini surat dari Tuan,” katanya sambil menyerahkan gulungan kertas dengan cap khas Zhao. Mey Yan menerimanya dengan jantung berdegup lebih cepat dari biasanya. Ia segera membuka surat itu dan membaca isinya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

ancam Meilin sambil tersenyum kecil. “Aku tahu…” Susan lalu melihat uangnya dan menghitungnya cermat, meski cukup cepat. Lalu menutup kembali amplop yang di terima dari Meilin. “Sudah komplit!” katanya dan menyerahkan amplop alamat pada Meilin. “Untuk selanjutnya, aku akan menghubungimu lagi jika aku butuh,” ujar Meilin. Susan kemudian menaikkan matanya, “asal kau bayar sesuai dengan permintaanku. Kau akan selalu mendapatkan apa yang kau inginkan Mei….”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Marry Me

Marry Me

Semangat kerjanya, jaga mata, jaga hati karena ada aku yang selalu menanti. Rena tersenyum geli setelah menekan tombol kirim, ia baru saja mengirimi pesan pada Davin. Sementara di tempat berbeda, Davin tengah menahan diri untuk tidak berteriak ketika ia barusan membuka pesan masuk dari Rena. Seandainya ia tidak berada di ruang meeting, sudah dipastikan Davin akan berjingkrak-jingkrak kegirangan. Seolah Davin baru saja mendapat durian runtuh, tapi bagaimana ia tidak kegirangan kalau pesan yang dikirim Rena lain dari biasanya. Akhirnya, nggak sia-sia 'kan Davin ngebucin, buktinya Rena luluh juga sampai kirim pesan romantis padanya.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

Tanya Eko yang lalu terlihat bangun dan duduk di samping ibunya kembali. Terlihat ibunya tersenyum lalu berkata ; "Aku pun tidak mengetahuinya pasti siapa nama orang yang menjadi teman almarhum ayahmu itu dan membantu hidup kita saat ini namun yang pasti aku pernah mendapat kiriman uang melalui bank dengan jumlah yang sangat besar dan ketika aku mencoba untuk mencari informasi siapa pengirim uang ke dalam rekening ibu disitu tertulis nama, Omega! Ungkap Ibu kepada Eko,
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Dan liat email masuk dari Emma. Subject: Singapore Side. Need Your Input. Mey, We're expanding our wellnes modul to two new corporate clients in Singapore. I need a senior person to handle the setup, which will take about 2-3 weeks on-the-ground. You're my first pick. Let me know if you're up for it. - Emma. Mey baca ulang. Dua sampai tiga minggu di Singapura. Artinya ninggalin Rafael pas lagi sibuk-sibuknya bangun RafFit studio. Waktunya... Nggak pas.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
LOVE THAT COME ONCE

LOVE THAT COME ONCE

"Sudah kuduga, kau tidak terbiasa menggunakan email." Eka mengembalikan ponselnya padaku dan betapa terkejutnya aku ketika melihat sebuah email baru, bahkan bukan hanya satu. Ya ampun, aku tidak menyegarkan emailku. Immriel28@g***l.com Aku menunggu di gerbang. Sangat panas. Tolong segera kemari. ??? "Aku keluar dulu," kataku pada Eka.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Pesona Suami Wasiatku

Pesona Suami Wasiatku

Zhang Yichen mengangguk, lalu Mei Lin pun pergi. Waktu cepat bergulir sampai akhirnya tiba saatnya pulang. --- Malamnya di ruang kerja rumah. Mei Lin duduk di sofa dengan laptop terbuka, memeriksa email baru. Ada banyak tawaran masuk dari universitas lain, acara TV, bahkan beberapa brand lokal ingin mengajaknya kolaborasi. "Yichen, kau tahu gak, ak-u dapat tawaran lagi!"
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

"Maaf ya, Mey. Aku nggak tahu kenapa, aku nggak bisa kabari ini semua padamu karena ada suatu hal. Kamu tahu aku dari mana? Bukankah nomor kamu yang lama nggak aktif?" Keduanya duduk dan saling melepas rindu. "Kamu nggak inget sudah kirim pesan ke aku? Nih!" Meysila menunjukan pesan yang dua kemarin pagi ia kirimkan dan ternyata pesan itu sudah terbuka oleh Meysila.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai mei mei dan mail
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status