Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

Meja itu peninggalan orang tua Arga, kayu jatinya bener-bener solid dan kerasnya minta ampun. Arga berdiri di depan meja itu, Hartono ngikutin Arga dari belakang dengan muka bingung. "Mau ngapain Lo duda? Mau jual meja ini buat nambahin duit sepuluh miliar?" ejek Hartono lagi. Arga gak ngejawab. Dia cuma naruh telapak tangannya di atas permukaan meja kayu jati itu. Natap Hartono lurus-lurus di depan mukanya.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as meja lukis
Read
+Library
Pengantin Pengganti Milioner Mandul

Pengantin Pengganti Milioner Mandul

"Apa maksudmu, Jack?" Jack membuka tabletnya, memperlihatkan sebuah berita yang tengah viral. "Seseorang telah merekam kegaduhan yang Anda buat di restoran itu." Meix langsung mengambil tablet itu, sorot matanya tajam memperhatikan gambar dirinya dalam berita yang tengah viral. Seorang pewarta terlihat menyampaikan berita itu dengan baground rumah sakit St. Lukas.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as meja lukis
Read
+Library
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Meja kayu solid besar penuh goresan pisau ukir, rak buku berisi sketsa dan katalog perabot seni. Liam berdiri di tengah ruangan, tatapannya menyapu setiap sudut seolah mencari jawaban utuk meredakan kegelisahannya. Tapi yang ia temukan justru potongan-potongan ingatan yang datang seperti kilatan petir di tengah badai.
1055.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as meja lukis
Show Reviews (30)
Read
+Library
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
kenapa deskripsinya seakan-akan jelasin telah terjadi kegiatan nananina yg maha dahsyat.... aargghhhh....jangan sampe huhu.... ini bukan masalah Kamu nananina bang, tapi aku takut eva terluka sangat parah nnti...
Read All Reviews
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Meja panjang yang terbuat dari kayu perak dipenuhi oleh hidangan-hidangan yang belum pernah ia lihat: buah persik yang memancarkan cahaya keemasan, roti yang begitu lembut hingga meleleh di mulut, dan teh yang warnanya berubah-ubah saat diaduk. Di seberang meja, Lian duduk dengan punggung lurus, menatap Luca dengan tatapan curiga yang tak disembunyikan, seolah Luca akan mencuri sendok perak kapan saja. Di ujung meja, Tetua Hu duduk dengan tenang, menyeruput tehnya dengan ekspresi pasrah yang lucu, seolah ia telah menerima bahwa kedamaian di pulaunya telah berakhir.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as meja lukis
Read
+Library
Cinta Berengseklicious

Cinta Berengseklicious

Ia melihat meja kecil yang dibelikan Rissa itu terpojok di balik jendela kamar barunya. "Ini meja dari Rissa." lirihnya. Ia teringat kalau Rissa membelikan meja untuk dirinya. Meja mungil elegan yang terbuat dari kayu jati furnish dan berkaki besi hitam yang menyerupai huruf V tak runcing itu lebih tepat dikatakan sebagai meja kopi. "Meja kita kembar." kata Rissa suatu malam ketika mereka bertemu di kosan Rissa.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 387 Times as meja lukis
Read
+Library
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

kata Luki sambil masuk, hati-hati menaruh cangkir hitam di meja Gladys. “Makasih ya, Luk,” ucap Gladys singkat dengan senyum tipis. Baru saja Luki mau melangkah keluar, suara tawa pecah dari sofa. “Hahahaha… Ibu? Ibu Gladys? Ibuuu…” Maurell menepuk pahanya, ngakak sampai menunduk. Luki refleks berhenti, menoleh dengan wajah kikuk. Tatapan matanya berpindah antara Gladys yang merengut dan Maurell yang masih cekikikan.
1077.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as meja lukis
Read
+Library
LUKA TERPENDAM

LUKA TERPENDAM

kata alex sambil memeluk dirinya sendiri. Mendengar perkataan Alex dan melihat apa yang dilakukan laki-laki itu, Mira menatap tak suka pada laki-laki dihadpannya ini, “kau pikir aku kerasukan “ Mira melemparkan lap meja yang ia gunakan untuk memberisihkan meja tadi tepat diwajah alex, “oh Astaga “ pekik laki-laki itu “kau sangat kasar “ katanya kemudian memungut lap yang terjatuh dilantai.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as meja lukis
Read
+Library
Catatan Luka Istri Rahasia

Catatan Luka Istri Rahasia

Sedang menonton televisi. "Nggak datang lagi, si Satya?" Satria menyahut. Sungguh, dalam daftar orang-orang yang malas aku temui, Satria menempati nomor 2 setelah Lisa. Apalagi ucapan-ucapan menyindir Satria untuk Mas Satya sering membuatku muak. Aku bergeming, dan duduk di sebuah sofa tunggal yang jauh dari Satria. Bahkan melihatnya benar-benar membuatku malas.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as meja lukis
Read
+Library
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

"Soal keuntungan sebelumnya, aku juga nggak meminta banyak, sepuluh persen saja sudah cukup." Muklis melirik barang yang diletakkan di atas meja sekilas, tidak menganggap serius barang tersebut. Dia tetap mengisap rokoknya sambil duduk dan menatap Lucas dengan tatapan dingin sekaligus arogan.
8.82.7M viewsCompletedAdded to Library 77.4K Times as meja lukis
Show Reviews (624)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Lusia

Lusia

Ada apa memangnya? Emma sendiri langsung melihat ke kolong meja, barang kali ada benda aneh atau sesuatu yang membuat Lusia terkejut. Sedangkan Aaron, menghujani Lusia dengan tatapan terganggu. “Ma- af.” Ucap Lusia dengan tergagap, “Ta- tadi ada semut yang mengigi-t kakiku... “ Lusia berjalan kikuk dan menarik kursi, ia kini duduk di samping Aaron dengan jantung yang tak kunjung tenang.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as meja lukis
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status