Belum Siap Menikah
Mereka memilih meja di sudut, agak jauh dari keramaian, di samping jendela yang menghadap ke jalan.
"Duduklah, Sulaiman," ucap Maya, mengisyaratkan kursi di seberangnya. "Pesan apa? Biar aku yang bayar, sebagai permintaan maaf karena tadi hampir membuatmu jantungan." Dia tertawa ringan.
Sulaiman duduk, meletakkan kunci mobil di meja. "Ah, tidak perlu, Maya. Aku saja." Dia melirik menu sekilas. "Espresso saja, satu."
Hot Chapters