Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

Aku dan istri sepupuku itu, sesuai nama dan bunga yang dibawanya, begitu asri semua—yang memintaku untuk merangkai bunga menjadi beberapa bagian. Masing2 vas bunga akan dia tempatkan di meja prasmanan, meja kecil di beberapa sudut ruangan, juga di kamarku, termasuk kamar Linda—adikku. Satu vas lagi akan ditempatkan di meja teras rumah, untuk menambah asri tempat itu. Menurutnya, pestaku sangat sederhana. Tidak seperti tempat pesta pengantin pada umumnya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Nafsu Bejat CEO

Nafsu Bejat CEO

Zeta membuka matanya pelan. Hari sudah pagi, waktunya ia bangun. Tatapan pertamanya ia arahkan ke meja nakas untuk melihat bunga segar. Ia tercengang sebentar, lalu meloncat turun dari kasur. Zeta menggigit bibir bawahnya. Di atas meja tak ia dapati vas bunga yang ia letakkan di sana kemarin. Semalam vas itu masih ada, tapi sekarang sudah menghilang.
9.9825.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.4K kali sebagai meja vas bunga
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Dia menyimpannya ke dalam tas kuliahnya, lalu membuka tasnya mengeluarkan bunga itu lagi. "Renjana," panggil Diana dengan pandangan mata tertuju kepada bunga di atas pangkuannya. "Dari mana kamu mendapatkan bunga ini?" Renjana menyahut. "Tadi aku membelinya dari seorang perempuan. Dia berjualan bunga di lampu merah." Benar dugaan Diana. Pasti bunga itu dibeli dari Pelangi. Kakaknya memang berjualan bunga di sekitar situ. "Memangnya ada apa, Diana?" tanya Renjana.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Reza kemudian masuk dengan tergesa-gesa dan langsung melihatku terbaring di tengah ruang tamu, dikelilingi oleh bunga-bunga, dan mengenakan gaun ungu kesukaanku. Namun, mataku tertutup dan aku tak dapat melihatnya lagi. Melihat pemandangan itu, aku tak bisa menahan tangis. Aku mendekat dan meraba wajahku, yang sepertinya masih menyimpan bekas air mata. Tiba-tiba, aku melihat Reza berlari ke arahku. Dia bertindak seperti orang yang kehilangan akal, mengangkat semua bunga yang ada di sekelilingku sambil terus mengoceh, "Rania punya asma. Di rumah nggak boleh ada bunga! Dia bisa merasa nggak nyaman karena serbuk sari. Kenapa kalian menaruhnya di tengah bunga seperti ini?"
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Diambilnya bunga yang diberikan Arga dan mencium aroma wangi bunga yang cantik tersebut. "Iya dong." Arga tersenyum. "Dira makan disini, atau disini?" Nadira menunjuk kursi yang berada di samping Arga. "Di sini aja." Arga menunjuk kursi yang di sebelahnya. Nadira menganggukkan kepalanya dan berpindah posisi duduk di kursi kosong yang di samping suaminya. Senyum mengembang di bibirnya, ketika melihat vas bunga yang sudah berisi air di atas meja makan. Suaminya begitu sangat memperhatikan segala hal. Bahkan vas bunga yang sudah berisi air untuk meletakkan bunga miliknya, sudah disediakan oleh Arga. Nadira tersenyum dan meletakkan bunga pemberian suaminya di dalam vas bunga yang sudah tersedia.
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

Di bagian tengah ruangan hanya ada satu meja berdiameter sekitar tiga meter sebagai tempat memajang vas berisi rangkaian bunga mawar merah. "Ini adalah bar pribadi. Setiap orang yang kamu temui di ruang pertemuan waktu itu memiliki akses untuk menggunakan ruangan ini. Dan sekarang, kamu juga berhak menggunakan tempat ini, kapan pun kamu mau," terang Athan menjelaskan pada Acasha. "Terima kasih. Tempat ini sangat bagus. Tuan memang punya selera yang luar biasa," ucap Acasha memuji. Ia sudah tak lagi merasa tegang, bahkan menurunkan status kewaspadaannya.
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Wanita Rahasia CEO

Wanita Rahasia CEO

Dia berjalan masuk ke dalam rumah dan hendak melempar bunga dalam pelukan, namun melihat bunga-bunga yang tidak bersalah, hati Via pun luluh dan urung melakukannya, lalu membawa semua bunga itu ke kamar. Via melihat sekitar ruang tengah yang penuh dengan vas berisikan kembang aneka jenis dari Buket kemarin. Setelah pintu kamar Via terbuka, juga terlihat vas berjajar dekat jendela dengan Bunga Dahlia mengisi dari beraneka warna. Dia menaruh Dahlia itu di meja dan mulai memisahkan dari rangkaian untuk ditaruh dalam vas yang baru. …………………………………………
9.81.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.7K kali sebagai meja vas bunga
Tampilkan Ulasan (311)
Baca
+Pustaka
Blezzia
Halo, diskonnya hanya untuk hari ini saja. Khusus untuk tanggal 7 Agustus 2022. Besok, 8 Agustus 2022 Season 2 Danny & Hilda Update lagi ya~ Novel ini mulai update harian lagi, dikarenakan novel Blezzia yang on-going sudah pada tamat, jadi Wanita Rahasia CEO kembali on-going. Terima kasih~
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Perfect Partner

Perfect Partner

Dia ingin memamerkan hadiah dari menantunya pada tamu yang hadir hari ini. “Silahkan, Bu.” Maevea tidak keberatan dengan hal itu. Lize membuka sendiri kotak yang tadi dibawa oleh kepala pelayan. Dia tampak begitu bersemangat. Saat kotak terbuka, sebuah vas bunga dengan ukiran dua phoenix ada di sana. Tatapan Lize terhadap vas itu sudah bisa menjelaskan apakah wanita itu menyukai hadiah Maevea atau tidak. Ukiran yang dibuat dengan rapi dan indah.
10122.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Tergoda Mantan

Tergoda Mantan

Sambil mendorong pintu dengan sebelah tubuh, matanya kini meraba penghuni Rise dari sudut ke sudut, dari satu meja ke meja lainnya. Jumlah meja yang bertambah membuat ruangan terasa semakin sempit. Kini di setiap meja diletakan satu buah vas bening kecil berisi setangkai bunga, didampingi dengan satu kubus kayu kecil bernomor.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status