Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Anak Haram yang Dibenci Ayahku

“Kita ke tengah.” Monica mengangguk. “Pintu itu.” Mengarah ke pintu kecil yang tadi terbuka, yang kini masih terbuka lebar seperti mengundang siapa pun yang cukup kuat untuk sampai ke sana. Mereka mulai bergerak bersama, bukan berlari, tapi maju dengan tekanan yang konsisten, setiap langkah disertai perhitungan, setiap gerakan menghilangkan satu hambatan di depan mereka.
10953 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as melangkah maju
Read
+Library
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

tanya Kaila yang sudah ingin menyerah saja. “Yes.” “Mel, bisa pingsan aku jalan jauh begini,” keluh Kaila yang langsung menghentikan jalannya. “Nikmati dulu prosesnya, jangan bilang nyerah. Kamu harus maju kalau kamu bisa jalan segitu, pasti nanti kamu akan bangga sama diri kamu kalau kamu bisa.” “Duh, betis aku yang nggak nahan,” Kaila masih mencoba mencari alasan lainnya.
1014.3K viewsOngoingAdded to Library 456 Times as melangkah maju
Read
+Library
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

yang belum cublik, dipersilahkan ya. Tinggalkan jejak, agar up lebih cepat. Salam hangat 🤗
9.4197.9K viewsCompletedAdded to Library 6.9K Times as melangkah maju
Read
+Library
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Dan tanpa menoleh lagi ke belakang, Indra melaju pergi, menuju sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar pembalasan.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as melangkah maju
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Lalu dia melanjutkan, "Manusia berjalan tinggi dan air mengalir rendah. Kau benar. Tidak ada yang salah dengan itu. Tapi kau harus memanjat ke puncak. Setiap langkah yang kau ambil harus mantap dan kokoh. Untuk dipromosikan melalui cara menjilat seperti mencari kekuasaan dan menjilat, itu pada akhirnya adalah jalan yang rendah."
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as melangkah maju
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Raymond melangkah maju. Satu langkah. Lalu satu langkah lagi. Sepatu kulit hitamnya menghantam lantai batu andesit berwarna abu gelap. Tok. Tok. Tok. Setiap langkahnya terdengar begitu berat. Sorot matanya tidak pernah lepas dari pria itu. "Dengarkan aku baik-baik." Suaranya kembali pelan. Namun kini jauh lebih mengancam.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 580 Times as melangkah maju
Read
+Library
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Tak ada ketakutan. Tak ada keraguan. Sejak memilih jalan ini, Tian Hei tahu—tidak ada jalan mundur. Hanya ada satu arah: maju. Terus maju. Menghancurkan setiap penghalang hingga mencapai puncak kekuatan. Kesadarannya menyapu seluruh tubuh. Tiba-tiba, tubuhnya menegang. Kedua belas meridian utama… telah terbuka sepenuhnya?
634 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as melangkah maju
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Ia tidak berjalan dengan cepat, juga tidak lambat. Langkahnya mantap, penuh kepastian, seperti takdir itu sendiri yang sedang menghampirinya. Lima belas langkah. Sepuluh. Lima. ***
103.0K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as melangkah maju
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Namun Kael tidak peduli. Ia melangkah maju dengan tenang—melangkah dengan gerakan yang santai, seolah hanya berjalan-jalan di taman. Lalu— WHOOOOOOSSSSHHHHH!!! Kael bergerak dengan kecepatan kilat, begitu cepat sehingga ketiga pria itu bahkan tidak sadar Kael sudah menghilang dari tempatnya berdiri. KRAKKKK!!! KRAKKKK!!! KRAKKKK!!!
1082.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as melangkah maju
Read
+Library
Divine Power

Divine Power

“Jika kami melangkah, kami akan siap dengan segala konsekuensinya. Kami tidak akan mundur.” Lira dan Arka mengangguk, seirama dengan tekad yang sama. Mereka tahu, meskipun tidak ada jaminan akan apa yang akan mereka hadapi, mundur bukanlah pilihan. Mereka sudah menempuh perjalanan panjang, dan mereka tak akan berhenti sekarang. Dengan langkah mantap tanpa ragu-ragu, mereka maju menuju pintu, siap untuk menghadapinya—terlepas dari apa yang ada di baliknya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as melangkah maju
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status