Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Robert yang sejak awal waspada terhadap Afkar pun menegur istrinya pelan, "Melisa, kenapa bicara begitu banyak padanya?" Namun, Melisa hanya tersenyum tipis. Dia membalas sambil menggeleng, "Nggak apa-apa. Meskipun punya sedikit niat tertentu, aku merasa anak muda ini bukan orang jahat." Alasan kepercayaan diri Melisa terutama karena kekuatannya sudah berada di tingkat kelahiran jiwa tahap akhir. Dengan kekuatan sebesar itu, bahkan jika mereka berbicara jujur tentang tujuan mereka, siapa yang berani berbuat jahat pada mereka?
9.51.1M viewsCompletedAdded to Library 25.5K Times as melankolis adalah sifat
Show Reviews (92)
Read
+Library
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

tanyanya, suaranya rendah. Melisa menunduk, bulu matanya bergetar. "Umm ... tentang waktu itu ...." Tenggorokannya tercekat, dia harus berusaha keras untuk bicara. "Aku ... biasanya nggak seperti itu. Maksudku ... aku dulu gadis yang pemalu dan sopan. Selalu taat aturan. Aku nggak pernah bertingkah aneh. Tapi saat tahu hidupku mungkin nggak panjang karena penyakit jantung ini, rasanya ada sesuatu di dalam diriku yang ... hancur."
9.6151.6K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Entahlah, kenapa otakku malah mengingat Nyi Roro Kidul. Duh, begini amat hidupku. Putih, emas, hijau, dan cokelat. Mungkin begitu tampilan Melissa sekarang ini. Aku harus memanggilnya apa, Lissa? Lis? Kalau Mel, sama dong dengan Melani yang menjengkelkan itu. "Oh, makasih, Lis." "Wah, kamu cepat sekali akrab ya? Pantas saja si manusia es bisa takluk sama kamu."
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 811 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
ISTRI DADAKAN PRESDIR TAMPAN

ISTRI DADAKAN PRESDIR TAMPAN

sarkasnnya gila. "Tapi, tidak dengan mengahncurkan orang lain, Mel!?" " Gue, gak peduli!?" Dasarnya Melda yang kebal dan keras kepala dan penuh obsesi. * * *
2.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
Behind Her Pride

Behind Her Pride

Rasa yang tak terukur kata Ada beberapa rasa yang tak terukur oleh kata. Kamu tidak bisa melihat seperti apa wujudnya tentu saja. Dia tidak tampak di matamu pun kamu tidak bisa menemukannya di kepalamu. Sejauh apa pun kamu mencari. Sedalam apa pun kamu menyelami. Nihil, hanya itu yang akan kamu temui. Ini terasa menyenangkan sekali, seperti teka-teki. Dia datang dan pergi namun aku selalu merindunya kembali.
9.721.5K viewsCompletedAdded to Library 624 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Mari kita mulai dengan sebuah eksperimen kecil. Saya ingin kalian menuliskan satu kalimat yang paling menggambarkan diri kalian saat ini tanpa menggunakan kata sifat. Karena kata sifat sering kali hanya menjadi topeng untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya." "Ada masalah, Mao? Maorielle?" tanya Khai memperjelas nama Maorielle. Seolah sudah menemukan nama lengkap Maorielle dalam daftar hadir. "Atau burgernya membuatmu sulit untuk berpikir tanpa kata sifat?" Maorielle menegakkan punggungnya, menatap lurus ke arah Khai. "Tidak, Pak." Entah mengapa dosen itu terasa selalu menargetkan Maorielle.
832 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Sedang merias dirinya dengan mengelus surai hitamnya dari arah belakang datanglah seorang pria yang umurnya masih di bawahnya beberapa tahun. "Mel!" Panggilnya santai. Dari penampilannya tampak sok cool menandakan pria ini gampang bergaul dan satu lagi suka main perempuan. Oh, bukan begitu faktanya. Dia pemuda yang baik hati, hanya penampilannya yang parlente itu yang membuatnya selalu dicap pria brengsek yang suka gonta-ganti cewek. Melisa menoleh ke arah suara. Dia tersenyum kecut setelah mengetahui siapa pemilik suara itu. Ada rasa malu sebenarnya di hati dokter cantik itu.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Si Levi sama sekali nggak nge-bantu, aku melirik temenku yang lain, yang juga pintar di pelajaran MTK. Melisa--iris matanya berwarna coklat gelap,rambut berwarna hitam pekat dan ikal serta sedikit tebal, berkulit sawo matang, tubuh yang kurus dan tingginya sekitar 150 cm-- . Dia duduk di barisan paling depan, hampir dekat dengan meja guru yang berada hampir di tengah ruangan bersama yola--memiliki iris mata yang berwarna hitam pudar, senyum yang manis,kulitnya berwarna sawo matang, rambut berwarna hitam sedikit tampak kemerahan akibat di cat dan lurus serta lebat, tubuh ideal dengan tinggi 162-- yang tentu saja temenku juga.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

ucap Erlangga lalu kembali membersihkan wajah Melissa. Setelah selesai, Erlangga menatap wajah Melissa dengan seksama. Melissa dan Marissa memang kembar identik, tapi keduanya memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda. Marrisa lebih lembut dan memiliki fisik yang lemah. Berbeda dengan Melissa yang tampak ceroboh dan memiliki fisik yang cukup kuat. Meski begitu, Erlangga justru merasa Melissa memiliki hati yang mudah rapuh.
918.0K viewsOn holdAdded to Library 718 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

"Jalan yang kau tempuh itu berarti sifatmu. Api. Kau mudah tersulut emosi. Kau tidak bisa mengubah sifatmu, tapi bisa mengendalikannya." Sutajaya tidak bisa membantah karena yang dikatakan suara tanpa wujud ini benar. "Di arah telaga. Air. Sifat orang yang seperti air, tenang di atas tapi bergolak di dalam. Di belakangmu ada ular. Kau tidak suka bahkan kau akan memusuhi orang yang bersifat seperti ular..." Lagi lagi dia membenarkan suara itu. Orang seperti ular yang selalu berbuat licik memang harus dibasmi.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 680 Times as melankolis adalah sifat
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status