Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Juan mulai berlari ke arah yang ditunjuk. Maia menunggu beberapa detik lalu berbalik arah dan menyelinap ke sisi barikade. Dia sengaja menjauh. Bukan karena ingin kabur, tapi karena dia mulai mengira mungkin juga si pemburu itu mengincarnya, bukan Juan. Jadi Maia memisah, untuk meyakinkan anggapannya. “Kau cari aku? Ke arah sini, Bangsat!” Maia mengambil napas dalam-dalam, lalu berlari zig-zag, melompat ke atas salah satu peti kayu dan melempar senapan paintball-nya ke arah semak sebagai umpan.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 920 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Suami Pelarian

Suami Pelarian

Bosan sebenarnya mengulang kata-kata yang sama, dan mereka tak jua percaya, tapi kalau aku tidak meyakinkan orang tuaku, bisa-bisa aku nggak boleh melarikan diri ke mari. Kalau nggak ke rumah orang tuaku, memangnya aku bisa kabur ke mana lagi? Pura-pura jadi tamu di resort, orang-orang di sana sudah mengenalku, yang ada nanti malah jadi bahan gosip. Menginap di hotel, sayang duitnya, mending buat jajan cilok. Ke rumah mertua, pasti nanti disuruh pulang. Ke rumah teman, lebih parah lagi nanti gosipnya.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Teha
Halo, Pembaca. akhirnya novel ini tamat juga. Terima kasih banyak untuk Anda yang sudah mampir, jangan lupa baca sampai tamat, ya. Komentar, kritik, dan saran Anda sangat saya hargai. Baca juga kisah saya yang lain, ya, bila Anda belum membaca. Sampai jumpa di kisah selanjutnya. Terima kasih banyak.
repetition
halo, kak. izin promosi. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Membawa Lari Benih Komandan

Membawa Lari Benih Komandan

gumamnya dingin. Tama lebih lincah, berlari zig-zag mengejar musuh yang kabur. Dengan tendangan cepat ia menjatuhkan pria bertopeng ke tanah, menodongkan senjata ke arahnya. “Berhenti kalau masih sayang nyawa.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Dan di kedalaman tambang, Yang Terkubur berputar dalam tidurnya, merasakan perubahan di permukaan, menunggu dengan sabar kesempatan untuk melahap. Perlombaan telah dimulai. Dan untuk pertama kalinya, kami bukan lagi yang dikejar—kami adalah pemburu yang merancang jebakan untuk pemburu mereka sendiri.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Iparku Mantan Mafia Jalanan

Iparku Mantan Mafia Jalanan

Bab 26 Ardi terus berlari menyelamatkan diri dari beberapa orang yang memburunya. Beruntung tubuhnya yang besar, bisa langsung menyelamatkan dari tiga orang yang berpakaian tertutup. Ardi menilai mereka bukanlah orang sembarangan, juga senjata yang mereka pakai. Ardi terdiam di balik tong besar, bersembunyi menunggu para pemburu itu mendekat.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

Tapi takdir, atau mungkin hanya ketakutan bodohnya, memilih dia untuk bertahan. Firman melompat di atas batu besar, berguling di sisi lain, bangkit berlari lagi. Paru-parunya terbakar. Kaki-kakinya terasa seperti timah. Di belakangnya, dia mendengar suara langkah kaki yang mantap. Tidak tergesa-gesa. Tidak panik. Hanya langkah metodis seorang pemburu yang tahu mangsanya tidak bisa lari jauh.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Istri Presdir yang Hilang

Istri Presdir yang Hilang

"Sky, itu ide brilian. Kita tidak perlu menembak jantung atau kepala mereka. Cukup kaki saja!" Menyadari ancaman, pemburu yang tersisa berlari tunggang-langgang. Temannya yang tertembak hanya bisa tiarap sambil melindungi kepala. Saat si Kembar melepas tembakan, ia mengerang ketakutan. Pada bunyi tembakan ketiga, barulah ia ambruk dan bernasib sama seperti rekannya. "Wow, Sky. Kau memang berbakat. Bagaimana cara kamu mengenai betisnya? Kau mengangkat senapan saja tidak kuat."
9.723.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 887 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Darah dan Takdir

Darah dan Takdir

“Pisahkan diri. Kita kepung area ini. Jika mereka mencoba kabur, kita potong jalur mereka.” Saraswati menahan napas saat salah satu dari mereka berjalan ke arah tempatnya bersembunyi. Detak jantungnya terasa begitu keras di dalam dadanya, seakan bisa terdengar oleh musuh yang hanya beberapa langkah di depannya. Raka meraih pergelangan tangannya perlahan, memberi isyarat agar mereka bergerak lebih dalam ke hutan. Dengan sangat hati-hati, mereka merunduk lebih jauh ke bayangan pepohonan, menunggu hingga para pemburu itu bergerak ke arah lain. Saat kesempatan itu datang, mereka berlari.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Sistem Medis Dokter Jenius Masa Depan

Sistem Medis Dokter Jenius Masa Depan

Jason menoleh sekilas ke belakang. Jejak kuda di pasir sengaja dipatahkan—berbelok mendadak, diseret ke sungai kering, lalu diarahkan ke batuan terjal yang memaksa pengejar turun dari pelana. Pola kacau. Menipu mata. Membuat pemburu saling menyalahkan. Ia belajar cepat. Belajar bertahan hidup, bukan di medan perang terbuka, tapi dalam perburuan yang sunyi dan mematikan.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

“Tapi aku kembali … untuk memilih apa yang layak dibiarkan hidup.” Ia mengangkat wajah. Di kejauhan, suara teriakan pertama dari para pemburu lain mulai terdengar, ketakutan spontan, seperti insting alam yang tahu predator terkuat baru muncul. Kael melangkah maju, jubah malam berkibar, bayangan mengikuti langkahnya seperti barisan pasukan tak terlihat. “Aku akan memulai dari mereka,” katanya pelan. “Yang mengira aku masih sama seperti dulu.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai melarikan diri dari pemburu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status