Mengandung Pewaris Tuan CEO
Anindya Alfarizigerinda dudukpacaran parah di kamargambar kata sindiran wanita murahantante pakai celana dalam
“Vin, Papi nggak apa-apa kalau sudah habis waktu … kamu sudah punya tempat pulang sekarang, Son ….”
“Please jangan ngomong seakan-akan Papi mau tinggalin aku sendirian begitu.”
Joseph membalas genggaman tangan sang putra. Tak bisa ia tahan pula air mata, sama seperti Gavin. Namun pria itu tetap tersenyum. “Terimakasih sudah hadir dalam hidup Papi, Son. Kalaupun Mami kamu nggak pernah mencintai Papi, setidaknya kamu mencintai Papi. Itu sudah cukup. Papi bahagia.”
Beliebte Kapitel