Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Husband was a Cartel Boss

My Husband was a Cartel Boss

“Mmhh.. Ahh.. M-muyeol” Muyeol menggeram rendah, kepuasan murni terpancar dari wajah tampannya yang kini basah oleh keringat. Dia mempercepat tempo gerakannya, menuntut hujaman yang semakin dalam dan tanpa jarak, membawa kami berdua semakin dekat pada puncak Ketika guncangan terakhir yang teramat kuat menghantamku, seluruh duniaku rasanya meledak menjadi serpihan cahaya putih. Nikmat yang luar biasa mengalir deras di dalam diriku bersamaan dengan erangan bariton Muyeol yang menggema di langit-langit kamar. “"Sialan.. ahh.. terima ini.. benihku"
10423 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Seluruh senjata spiritualnya memancarkan bunyi retakan tajam yang menandakan kerusakan internal yang masif. Sementara itu, Lin Meiling yang berada tepat di episentrum ledakan telah jatuh berlutut secara horizontal murni di atas dinginnya ubin meteorit. Struktur pakaian sutra putihnya telah koyak-koyak akibat mengonsumsi seluruh volume umpan balik energinya sendiri, dan kompartemen dantiannya mengalami keretakan mikro yang fatal akibat dipaksa menjadi perisai daging fana penahan beban mekanis. Seluruh keangkuhan, kecantikan manipulatif, dan otoritas politik yang ia bangun selama bertahun-tahun di faksi dalam kini runtuh linear tak bersisa di atas genangan darah segar miliknya sendiri. Kesadar
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Bayu menghela napas panjang, udara yang keluar dari paru-parunya terasa berat, seperti mengandung beban yang sulit dilepaskan. Matanya bertemu dengan mata Melvin, datar dan kosong, tapi di dalamnya ada kepedihan yang samar. “Kami cukup terpukul. Tapi, mau bagaimana lagi? Rahimnya tidak bisa memproduksi sel telur dengan baik.” Kata-kata itu jatuh ke dalam ruangan seperti batu di permukaan danau, menciptakan riak yang tak kasat mata. Melvin menyandarkan punggungnya ke sofa, membiarkan tubuhnya tenggelam dalam empuknya bantalan.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Lisa ketakutan hingga mundur beberapa langkah, tetapi mereka bagaikan serigala kelaparan yang ingin menerkamnya. Dia melawan dengan tangan dan kakinya, tetapi jeritannya justru membangkitkan hasrat mereka. Beberapa tamparan mendarat di wajahnya, para pengemis itu menekannya dan merobek pakaiannya dengan kasar. "Jangan sok suci! Video kamu berhubungan badan dengan Pak Gavin sudah viral. Desahanmu sangat mantap! Sekarang malah sok suci, kamu kira kami percaya?"
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
TULANG RUSUK YANG REMUK

TULANG RUSUK YANG REMUK

Wulan mendengkus. "Ya, Lan! Sekarang aku sudah menyadari semuanya. Pelan-pelan, aku akan melepaskan semuanya. Sekarang pun, cintaku itu sudah punah dan sirna. Aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk menyudahi semuanya." Aira tersenyum miring.
10512 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Dari ruang kerja itu. Aku mendekat ke pintu dan mengintip melalui celahnya. Pemandangan di dalam membuatku ingin berteriak. Selena duduk di pangkuan Reyhan, membuka kancing gaunnya. "Reyhan," bisiknya manja. "Sakit sekali. Air susuku sudah keluar tapi tidak ada bayi untuk menyusu. Maukah kamu … membantuku?" "Selena, jangan." Suara Reyhan terdengar tegang. "Kamu masih dalam masa pemulihan."
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

ucapku dengan suara mulai melunak. "Nggak bisa, Ra. Semua sudah terlanjur, tinggal menunggu hasilnya, mereka akan hancur." Suara Mas Elman terdengar dingin. Meski hanya dari samping, aku bisa melihat seringai mengerikan dari wajah Mas Elman.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Suaranya tenggelam oleh kemarahannya. Yanto merengkuh badan istrinya. Ia memeluk istrinya dengan sangat erat. Sambil menangis Yanto menjelaskan, "Maafkan aku. Maafkan aku." "Aku hanya bermain-main karena merasa lelah. Aku hanya bermain game mobile legend lalu akun cewek itu nge-add akunku. Dan kami berlanjut chatingan. Sungguh aku tak pernah sekalipun bertemu dengannya atau pun chat mesum. Hanya say hello dan dia jadi sering chat. Akhirnya kami kecanduan. Hanya sebatas curhat. Dia merasa nyaman ada teman sharing dan aku pun demikian. Maafkan aku, Sayang. Sungguh aku tak ada maksud berselingkuh. Mungkin aku lelah." Pria itu menunduk lesu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Pelakor Kesayangan Tuan CEO

Pelakor Kesayangan Tuan CEO

Bola matanya langsung membulat sempurna saat melihat Tuan Melvin memamerkan roti sobek dan dada bidangnya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. "Perlengkapan tempur sudah siap, sayang. Keris pusaka sudah tidak sabar ingin keluar dari warangkanya," ucap Tuan Melvin lalu menggigit setangkai mawar di antara bibirnya. Pria itu lalu mengangkat kedua tangannya ke atas, mempraktekkan gaya binaraga yang sedang memamerkan otot-ototnya. Berlian hanya tertawa cekikikan melihat aksi konyol suaminya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Mantan Bosku

Obsesi Liar Mantan Bosku

Cindy harus menghemat sementara Melvin sedang memoroti sisa uangnya tanpa rasa bersalah sama sekali. Setelah Cindy pergi, Melvin turun dari tempat tidurnya dengan kakinya yang sedikit terpincang. Ia tidak menggunakan tongkat karena sesungguhnya Melvin sudah mulai bisa berjalan. Retak tulang yang ia alami sudah mulai membaik, hanya saja Melvin tak ingin menunjukkannya pada Cindy. Melvin lalu membuka pintu depan dan tersenyum lebar. “Hai, Sayang ....”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai melunak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status