Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Ia memejamkan mata, menyesali tindakannya. “Maaf,” bisiknya. “Aku terlalu emosi. Aku… kehilangan kendali.” Riri mengangguk pelan. Matanya tetap tertuju pada Damian. “Aku paham kamu marah. Tapi aku juga bukan milikmu yang bisa kamu sentuh semaumu. Kalau kamu cinta, jangan lukai aku.”
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Ritsleting bajuku tersangkut di taplak meja. "Zayn, lepaskan. Aku bisa pergi sendiri." Diusir seperti ini, aku merasa malu. Aku tidak tahan terus berada di sini. Zayn makin emosi, lalu berkata, "Kamu masih nggak mau pergi?" Zayn menyeretku keluar dengan paksa. Kakiku tersandung kursi, kemudian terjatuh ke lantai.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Obsesi Terpendam Sang Mantan

Obsesi Terpendam Sang Mantan

Fenny pun menggunakan trik tarik mengulur, langsung bangkit dan menghadap tembok sambil sedikit berjongkok. "Kak Bram, ada yang aneh dengan diriku. Aku seperti ingin di puaskan!" Ujarnya memohon. Bram mulai bersemangat, mendekati Fenny dan mulai merang-$ang nya dari belakang. Tangannya terus bergerak dari pa-h@ hingga ke bagian in-t!m. Tanpa menunggu lama, langsung memasukkannya ke dalam. "Ahh.. Kak Bram, aku tidak kuat lagi. Tolong percepat!" Teriak Fenny sambil mengigit bibirnya.
10750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

Hai💙💙 Ayok bantu votee dan komenn yang buaanyakkk🥳🥳 Bantuin Promosiinn juga boleh yaa😋😋 💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙 •••••• ‎Happy Reading 🎈 ‎• ‎• ‎••• ‎Arsen yang kepalang emosi, membentak keras. "Aku bilang DIAM! Berhenti menangis!"
921 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

"Iih, kamu, ya? jawab Shania malu-malu. Seorang wanita memiliki perasaan yang mudah luluh hanya dengan kata-kata indah, padahal hatinya sering terluka. Tak jauh beda dengan Shania, sering terbuai dengan kata-kata mesra dari kekasihnya. Rasa sakitnya tidak membuat ia menyerah, cinta membuatnya buta. [Aku mau ngajak kamu jalan-jalan, kabari kalo udah mau pulang, ya. Kita mampir ke cafe.] pesan Bagas. [Emh, kok mendadak? Tumben banget.] [Ada yang mau aku omongin.] [Oke, kalo, gitu.] Setelah selesei kuliah, Shania menunggu Bagas untuk menjemputnya, akan tetapi Bagas tak jua datang. Ia coba untuk menelepon kelaki itu, tapi tak ada jawaban. Akhirnya pulang dengan kecewa.
8.55.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

Emosi saat Siren itu dibunuh menyatu dalam topeng ini : Marah, Kecewa, Sedih, Senang. [Pengguna dapat memilih satu dari emosi ini untuk memengaruhi area sebesar lima meter di sekitar penggunanya. Suara apapun yang ditimbulkan oleh si Pengguna akan memengaruhi target, sesuai emosi pilihannya selama 1 jam 30 menit. Emosi ini memiliki jeda waktu tiga jam sebelum dapat digunakan kembali. Selama jeda waktu tersebut, topeng akan berubah menjadi topeng biasa tanpa kekuatan apapun.]
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

mata coklat tuanya menyala lagi, "tidak ada jawaban benar atau salah. Kita tidak berurusan dengan angka." Gelak ringan meledak dari hadirin. "Kita berurusan dengan emosi dan emosi itu bagaikan air. Emosi bersifat mengalir. Emosi tak berwujud. Emosi menyesuaikan bentuknya dengan wadah tempat emosi tersebut berada." Dia terdiam dan melangkah ke kanan. "Kalian adalah wadahnya—ingat itu." Riuh tepuk tangan mengisi ruang lapang yang semula sunyi.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Bab 287 : Dia Sudah Meninggal Ia menamai teknik itu Emotional Routing (Pengalihan Emosi). Nama itu sendiri sudah mengungkapkan tujuannya—yaitu teknik yang memanipulasi emosi pada akarnya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Melainkan aura yang ia pancarkan. Ini adalah “Emosi Kemarahan”—manifestasi dari seorang pejuang kuno yang mati dalam pertempuran dengan penuh kebencian dan amarah yang tak terselesaikan. Gema ini tidak menyerang secara fisik, tetapi ia memancarkan aura kemarahan murni yang begitu pekat hingga membuat udara di sekitar mereka terasa panas dan menyesakkan. Setiap tarikan napas terasa seperti menghirup api.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

tanya Arkan balik. " Kalau aku mengatasinya dengan cara istighfar. Terus karena gak mau melampiaskan emosi ke orang lain, jadi aku pendam sendiri dan berakhir nangis. Dan cara paling efektif melampiaskan emosi aku, membawa kereta dengan kecepatan tinggi." Aisyah memang seperti itu mengatasi emosinya mungkin ada sebagian orang seperti dia juga. Mata Arkan membulat kaget setelah mendengar penjelasan Aisyah, cara mengatasi emosi. Apalagi mendengar istrinya itu membawa motor dengan kecepatan tinggi untuk melampiaskan emosi.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai memancing emosi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status