Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FOTO BAYI DI PONSEL SUAMIKU

FOTO BAYI DI PONSEL SUAMIKU

Author hanyalah manusia biasa yang tidak pernah luput dari khilaf dan salah. Sampai jumpa di cerita selanjutnya.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

“Ini salah aku, Kak ....” “Maksud kamu apa? Kamu yang bikin mobil itu kebakar?” “Enggak—” Aku menarik napas berat. Perasaan bersalah ini sukar sekali dijelaskan lewat kata-kata. “Aku ... aku tau mereka bakal ... tapi, aku malah ... argh! Udahlah. Sia-sia, semua udah kejadian juga.” Di sini. Di pesta yang aku perjuangkan, Sesalku dalam hati.
9.75.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa

Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa

“Aku tidak bertanya apa pun dan kau tidak perlu menjelaskan apa pun. Kau tidak berhutang untuk itu.” “Aku hanya mengatakan, itulah alasan hubungan kami tidak selalu bertahan. Semua kesalahan selalu menjadi milikku dan setidaknya itu yang selalu ada di pikirannya. Aku tidak pernah menjelaskan apa pun, kurasa memang tidak ada yang perlu dijelaskan.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Aku tahu memang kesalahanku membiarkannya tetap bersamaku padahal yang pergi akan tetap pergi meski ditahan seperti yang hilang akan tetap kembali meski diminta pergi. Kesempatan kedua mungkin ada, tapi bukan untuk kesalahan kedua. "Maaf Mas, aku sakit."
1025.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Suami Kaya Pilihan Bapak

Suami Kaya Pilihan Bapak

balas Namira tidak ingin disalahkan. Juna terkekeh pelan. Memang benar, perempuan paling sulit untuk mengakui bahwa ia yang salah. Sudah sangat jelas ia yang memulai duluan dengan merinci hal yang sama sekali tidak pernah Juna pikirkan. "Terserahlah. Perempuan kan nggak pernah salah. Itu tadi salah saya. Maaf karena udah nanya begitu."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

aku memang sudah terbiasa sangat terbuka tentang perasaanku padanya. Selalu, tawa atau senyum yang dia nampakkan. “Git, dia tidak pernah merebutku. Aku yang salah karena jatuh cinta padanya sementara kau masih ada disampingku. Jadi, tolong salahkan aku, bukan dia, karena aku yang mempunyai perasaan ini dan belum tentu dia juga memiliki perasaan yang sama”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Sampai saat ini pun tidak pernah tahu jawabannya Aku 21.20 : "Mas maafin aku kalau aku punya salah. Terima kasih untuk semua yang pernah mas kasih dan ajarin ke aku. Terima kasih untuk kata kasar yang menyadarkan aku bahwa aku belum pantas mendampingi orang sempurna seperti mas. hati-hati disana."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

tagihku ingin tahu. “Karena lo brengsek!” jawabnya keras. Entah mengapa aku lagi yang disalahkan. Padahal aku tidak melakukan apa-apa. Aku cuma duduk diam begini masih saja disalahkan. Hanya karena aku pernah melakukan kesalahan bukan berarti aku salah selamanya kan? Kaka yang duduk di pangkuanku mendekati telingaku lalu bibir mungil itu berbisik keras yang bisa didengar oleh Javas.
9.728.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

Senyum yang penuh kekecewaan, penuh amarah, penuh… luka. Dan aku tahu, apapun yang kukatakan akan sia-sia. Karena di matanya, aku sudah salah. Aku selalu salah. “Terus Mas mau gimana?” aku memberanikan diri bertanya, meski suaraku bergetar. “Dari dulu aku selalu salah. Aku enggak pernah benar di mata Mas.” Bara memajukan tubuhnya sedikit. Tatapannya mengeras. “Kamu sadar nggak sama perbuatan kamu itu?”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
William, Aku Ingin Bercerai

William, Aku Ingin Bercerai

Dia bahkan merasakan sesak setiap kali perasaan bersalah itu menguasai hatinya. "Maafkan aku. Aku telah melakukan kesalahan yang tidak termaafkan. Mungkin ini adalah karma bagiku."
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai memang salahku yang tak pernah bisa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status