Cinta Untuk Sang Pendosa
“Aku mengurus rumah dan melakukan hobi baru, aku sedang belajar piano secara otodidak karena kalau mengontrak guru les akan sangat mahal, aku selalu ingat ucapanmu kalau aku harus punya hobi yang positif. Lalu sekarang apa kesibukanmu, Gilang?
“Aku seperti biasa kerja, aku juga sedang mengembangkan hobi baru.”
“Oh ya. Apa itu?”
“Melukis. Nanti aku akan menunjukkannya padamu.” Nicha seolah melupakan kesedihannya, ia tersenyum. “Janji, kau harus menunjukkannya padaku ya,” katanya dengan bersemangat.
Gilang tertawa di sebelah sana membuat Nicha terdiam sesaat. Suara tawa khas Gilang yang selalu membuatnya ikut tertawa jika mendengarnya.
Hot Chapters