DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU
Mendengar celetukan blak-blakan dari ibu-nya, Rania menggigit bibir bawahnya panik hingga memutih.
Ia menunduk dalam, sementara Yudistira hanya bisa tertawa canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
Di belakang punggung ibunya, rahang Sadewa mengeras kaku hingga urat di sisi leher pria itu menonjol liar, meski wajah tampannya tetap dipahat sedatar pualam yang tak bernyawa.