DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU
"Sore, Mas Sadewa. Sore, Kak Giselle."
Sadewa sama sekali tidak membalas sapaan ramah itu secara lisan.
Pria itu membungkam mulutnya rapat-rapat.
Ia hanya memberikan satu anggukan dagu kecil yang nyaris tak terlihat, dipadukan dengan tatapan meremehkan yang luar biasa arogan dan sarat akan peringatan teritorial: Jangan sentuh barang milikku.
"Ini kan sudah masuk jam makan malam. Nakula dan Mira juga mengabarkan sebentar lagi sampai ke rumah dari apartemen mereka," ucap Bunda antusias, kembali menatap Yudistira dengan ramah.