MADU SATU MERTUA
“Iya, Mbak. Ini aku. Kenapa? Kaget lagi? Jangan suka kaget, Mbak. Aku ini pernah sama-sama menjadi ipar kamu. Aku datang untuk meminta uang bagian rumah mertuaku yang kamu sita. Tidak banyak, Mbak. Sepuluh juta saja. Aku butuh untuk menyekolahkan Yasmin. Kasihan dia. Tidak bisa sekolah seperti anak-anak kamu, Mbak. Jangan jadi orang yang gelap mata. Ingatlah kebaikan dari mertua kita dulu, Mbak.”
“Firna, kamu keterlaluan. Selalu datan seolah kamu ini peneror.”
“Apa kamu merasa aku meneror kamu, Mbak? Mbak, aku hanya meminta sedikit belas kasihan dari kamu. Anggap saja aku datang sebagai pengemis. Karena aku bingung, mau datang dan meminta bantuan pada siapa. Berikan sedikit uang, Mbak. Yasmi
Hot Chapters