SETELAH AKU DIMADU
tanyaku kepada Rafa yang telah meletakkan mangkuk eskrimnya.
"Sudah, Ma. Ma, kita ke mall sana yuk. Kata teman Rafa, ada tempat bermain baru di sana."
Aku gegas menggeleng. Meski tempat itu luas dan besar, tapi tak menutup kemungkinan Rafa akan melihat mas Irwan dengan perempuan penggoda itu. Aku tidak mau mental puteraku terganggu karena melihat hal itu kelak.
"Jangan sekarang ya, Mama tiba-tiba gak enak badan, kepala Mama pusing sekali."
인기 회차