Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

“Apa maksudmu?” Aisar tidak langsung menjawab. Dia justru menoleh ke arah langit-langit ruangan. Dan untuk sepersekian detik, cahaya tipis itu muncul lagi. Hanya Raka yang melihatnya. Cahaya yang mulai berubah menjadi sebuah kalimat. Untuk kesekian kalinya. ‘Putusan akan segera dijatuhkan.’ Dia segera menjatuhkan pandangannya pada Aisar.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Tidan. “Aji-ajian apa?” tanya Ira belum ngeh. “Aji-ajian cam cam cam a b c d e yang mana yang harus aku pilih,” jawab Tidan. Ira pun sepontan tertawa. “Nah gitu kan cantik mau ujian kok lesu giu, jelek tahu,” kata Tidan. “Kamu bisa saja Tidan, Aji-ajian mengira-ira jawaban saja aku aku bisa hahaha,” kata Ira tertawa lebar di sepanjang jalan.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Kata-kata Senja mengalir halus, tapi licin, menelusup ke ruang antara sopan santun dan tantangan. “Lagipula ini bentuk penghargaan dari Kakek,” lanjutnya, suaranya lembut tapi menusuk. “Kalau Ibu tidak ada agenda lain, ayo, bergabung saja.” Kirana diam. Bibirnya sedikit terbuka, tapi tak ada kata keluar. Ia tahu ini bukan sekadar undangan. Ini ujian. Sebuah permainan halus yang dilemparkan dengan senyum manis dan niat yang tak seluruhnya bersih.
10139.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Undangan itu datang tanpa embel-embel. Bukan "pengumuman hasil," bukan "pembacaan kesimpulan." Hanya satu kalimat kering yang diketik dengan font standar: Penyampaian Rekomendasi Evaluasi. Jam, ruang, dan catatan kaki yang menegaskan: peserta terbatas. Clara membaca pesan itu dua kali di layar ponselnya. "Mereka memilih kata paling aman yang tersedia di kamus korporat," katanya pelan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Suami Sekaku Batako

Suami Sekaku Batako

imbuhnya sambil menekan bagian akhir kalimatnya. Cakra yang masuk ke dalam rumah itu setelah Asta pun menutup pintu rumah tersebut sembari menyahut, "Kamu sudah tiga kali mengatakan kalimat ini." Jawaban datar dari Cakra langsung saja membuat Asta mendengus kesal. "Ngeselin," lirih Asta hampir tak terdengar.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Gagal Move On!

Gagal Move On!

Septi_an : GUE AJA TEROSSS YG SALAH. Septi_an : ANJINX. Septi_an : GAK BISA DIGINIIN AKUTU! AH Jaffar : ANJING* Raka Tasena : Spam ya anda-anda sekalian ini. Raka Tasena : Mana anpaedah gini:) Septi_an: Ayo Ka, ramaikan ke anpaedahan kita ini dgn kata²mu yg “Jangan lupa hari ini, gue tunggu pukul empat, jgn sampe nggak” xixi...
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

"Enggak harus, Mbak. Saya hanya perlu memperhatikan dia diam-diam, melihat apa dia punya perasaan kayak saya atau enggak. Kalau memang iya, sambil menunggu waktu tepat dan memastikan dia belum ada yang punya, saya tinggal menguji keberuntungan saya dan menguji ketentuan apakah dia jodoh saya atau bukan dengan melamarnya. Kalau dia terima dan semua berjalan lancar, berarti dia jodoh saya. Kalau enggak, berarti ya bukan." Aku mendesah lelah selepas mendengar perkataan Kale. "Ah ribet," komentar ku yang membuatnya berdecak keras. **
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

Kata mas Aji. Aku memejamkan mata. Membayangkan kemudahan atas tawaran yang mas Aji berikan. Aku benar-benar tergoda. "Ya Allah, apa yang harus aku lakukan? " gumamku dalam hati. next?
8.520.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 746 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

“Dan lagi, aku bisa membuatmu tertawa kalau situasi menjadi terlalu tegang!” Karna menghela napas panjang, matanya menyipit menilai Jayanta. “Baiklah, jika kau benar-benar ingin ikut, ada satu syarat.” Jayanta membungkuk sedikit, matanya berbinar. “Syarat? Apa itu? Aku akan melakukan apa saja!” “Diam.” Jayanta tertegun. “Diam?”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

"Udah sering Mas bilang 'kan?" Ajeng terdiam. Kalimat itu seperti mengendurkan kebimbangan yang sedari tadi mengikat dadanya. Di tengah dialog pertimbangan itu, ketukan halus di pintu pun terdengar. Cahyani memanggil ragu-ragu dari luar. "Ajeng, Nak Abim, ayo sarapan Nak!"
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai menentukan kalimat ajakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status