Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosa Terindah Di Samping Suamiku

Dosa Terindah Di Samping Suamiku

“Suamiku masih di samping, jangan diteruskan lagi….” Di atas ranjang pengantin yang baru, sahabat suamiku melakukan pose yang memalukan tepat di depan suamiku yang sedang mabuk. Setelah perlawananku yang sia-sia, aku hanya bisa menggigit bibir sambil mengerang tertahan…. Di luar jendela, rentetan petasan mulai meledak. Suasana riuh di dalam ruangan pun semakin memuncak, bahkan lebih berisik daripada suara petasan.
9.6K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Hari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainy
2.5K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Di acara perayaan hari keluarga taman kanak-kanak, suamiku Gaius beralasan ada urusan kantor dan bahkan menyuruhku dan putri kami untuk tidak ikut menghadirinya. Melihat wajah kecewa putriku, hatiku terasa sakit. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi sendiri bersamanya. Saat baru sampai di taman kanak-kanak, aku melihat Gaius sedang menggendong seorang anak laki-laki di satu tangan, sementara tangan lainnya menggandeng Sunlina, teman masa kecilnya. Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia, berbincang dan tertawa bersama dengan akrab. Saat melihat diriku dan putri kami, Gaius mengerutkan dahi, lalu buru-buru melepaskan tangan Sunlina. "Jangan salah paham, Yuri. Sunlina itu ibu tungg
15.2K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

WARNING!!! 18+++ Pastikan usia kalian sudah dewasa untuk membaca cerita ini! “Kalau aku tertarik padamu, apa kau akan membuka hatimu untukku?” Aneesa membalas tatapan Marcello yang menatapnya dengan lembut, tetapi sangat serius. Seperti bukan Marcello yang dikenalnya, tetapi kemudian tertawa pelan lalu meneguk Bacardi dan menatap Marcello dengan geli. “Jawaban bodoh macam apa? Kau sudah punya gadis yang kau incar, dan aku pasti bukan tipemu, kan?” katanya sembari melepaskan lengannya dan berbalik. Namun, Marcello menarik siku Aneesa kemudian lengannya melingkar di pinggang gadis itu dan hanya dalam hitungan detik bibir Marcello telah berada di bibir Aneesa. Aroma Bacardi
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

"Dik, bantu jilat di sini. Pakai sedikit tenaga ...." Demi membantuku memulihkan fungsi kemaluanku, gadis cantik di depanku berjongkok dan bekerja keras mengisap. Dia adalah pelatih sepedaku. Karena kurang hati-hati, dia tidak sengaja menabrak bagian bawahku. Saat ini, dia membantuku membangun kembali keperkasaanku dengan cemas. Sementara aku sebenarnya sudah pulih dan sedang menikmati bibir mungilnya yang seperti ceri. Yang lebih tak kusangka, sepertinya dia menjilat sampai muncul reaksi.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Aku pergi mencoba gaun pengantin bersama pacarku. Tepat saat kami hendak membayar, seorang wanita tiba-tiba merebut gaunnya dari tanganku. "Maaf ya, ini sudah aku pilih duluan!" Aku mengerutkan kening, hendak mengatakan sesuatu, tapi seorang teman tiba-tiba menepuk bahuku dan berbisik, "Tadi kudengar dari pelayan toko, gaun pengantin ini sudah dipesan Jordy sebulan yang lalu. Pasti dia sengaja menunggumu datang dan memilihnya." Aku refleks menoleh ke arah Jordy, dan benar saja, aku melihatnya berjalan mendekat. Tapi, tangannya terulur kepada wanita itu untuk merapikan ujung gaun yang terjatuh. "Kalau memang dia yang pilih duluan, ya sudah, mau bagaimana lagi." Dia mencubit pipiku, tersenyum
3.5K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Godaan Ranjang Sang CEO

Godaan Ranjang Sang CEO

Warning area dewasa (21+) Bijaklah memilih bacaan! ~~~ "Jika kau mau aku akan membantumu. Membiayai seluruh operasi ayahmu yang terkena kanker paru-paru. Setahuku, biaya pasien yang terkena kanker paru-paru itu tidak sedikit. Jumlahnya bahkan lebih dari lima puluh ribu dolar. Tentu, jika kau mau menerima tawaran dariku." Gwen bergeming. Mencerna semua pernyataan Nich barusan. Tetapi, belum selesai Gwen mencernanya, Nich kembali berkata, "Jadilah istriku, Gwen." "A-apa?" "Menikahlah denganku, Gwen. Aku mohon …." Gwen nampak berpikir sejenak, sambil menjilat sisa-sisa jejak bibir Nich. Beberapa saat kemudian dia mengangguk. "Aku mau menerima tawaranmu, asal kau juga mau m
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Reborn : Billionaire's Pet

Reborn : Billionaire's Pet

️️ Cerita dewasa, bukan bacaan anak kecil! ️️ Harap bijak sesuai usia kalian! ️️ Bukan Squel. "Panggil namaku," bisik Tian. Gigi Shashi menancap di bibir bawahnya, pipinya bersemu merah. "T-tuan Li," gumamnya ragu-ragu. "Bukan begitu cara memanggilku." Tian menyibak rambut yang menutupi kening Shashi dan tatapanya lembut menyorot wanita di bawahnya yang terlihat lemah dan mendambakannya. "Christian," erang Shashi. Tian tersenyum. "Nah, itu baru benar." *Bukan Squel Selamat membaca.
1036.9K viewsCompletedAdded to Library 959 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

"Apalagi yang kamu pikirkan, Sayang? Aku cukup bahagia bisa memandangmu dengan senyum yang tidak lari dari bibir manismu," ungkap Fariz. Salma Ashana dan Fariz Abidzar Mikamilny. Dua manusia yang bersatu dari jalur yang berbeda. Si perempuan mode santri, si laki mode CEO. Si perempuan penyabar, si laki pemarah. Giliran Fariz bercanda masalah gay, justru dianggap serius oleh Salma yang mengakibatkan drama perjodohan dan kampus. Lantas, apakah mereka bisa bersatu selamanya?
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?" Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ] Namun, tak ada balasan dariku. Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air." Mereka tidak pernah mengira b
14.1K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as mengerutkan bibir
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status