ONE NIGHT STAND
"Apa Arsen sudah boleh membuat permintaan harapan?"
"Iya, tentu boleh sayang. Memangnya, Arsen mau meminta apa?"
"Arsen berharap, semoga tahun ini Papah sudah bisa kembali dari sekolah sihir dan berkumpul bersama kita untuk selamanya,"
Lagi dan lagi, Mischa merasakan seperti ada palu raksasa yang menghantam ulu hatinya setiap kali mendengar Arsen membicarakan sosok Papahnya. Selama ini Mischa hanya bisa memberikan janji palsu dan cerita bohong pada Arsen mengenai sosok Ayah kandung Arsen. Mischa sungguh merasa tak berguna. Sebagai seorang Ibu, Mischa tak mampu mewujudkan keinginan Arsen, hingga akhirnya dia hanya bisa memberikan harapan semu pada sang anak tercintanya itu. Lagi dan lagi.