Kita yang Terluka
Asda Witah busrinistri sakit diabaikan suamiaku menyesal menikah dengan suamikuistri menolak ajakan suamiistri menangis karena perkataan suami
“Kamu tidak punya pendirian. Kamu tidak tahu mana yang kamu mau. Kamu tidak bisa memutuskan karena terlalu banyak pertimbangan hingga selalu berada dalam kebimbangan. Kamu baru akan memutuskan kalau sudah ada yang menekan. Seperti dulu saat Papa memintamu untuk memilih, kamu terus mengulur waktu hingga akhirnya melibatkan Mbak Zahra. Dia yang menekanmu hingga akhirnya kamu membuat keputusan.
Apa saat itu kamu berpikir dengan kepala dingin? Apa saat itu pikiranmu tidak kalut? Apa saat itu kamu baik-baik saja? Jelas tidak! Kamu membuat keputusan saat berada dalam kebingungan. Itulah sebabnya, hingga detik ini kita masih terus berkubang di tempat yang sama! Lalu, sekarang kamu memintaku menunda
Hot Chapters