Dendam yang Tak Terlupakan
Jantungnya berdebar kencang saat klip itu memutar momen pelarian sosok berjubah hitam itu.
Mela segera memperbesar ukuran video yang menunjukkan punggung sosok tersebut. Ia mencoba mengidentifikasi postur, tinggi badan, atau detail pakaian yang mungkin ia kenal. Ia memutar ulang rekaman dalam gerakan lambat, berulang kali, mencari celah. Sosok itu bergerak terlalu cepat dan bayangan di lorong remang-remang membuat identifikasi wajah hampir mustahil. Frustrasi mulai menusuk, tapi Mela tidak menyerah.