Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
Setelah itu, dia memindahkan aplikasinya, dari p*f ke W******p, lalu memamerkannya lagi.
"Baca WA-nya. Kira-kira, mau kutaruh di mana mukaku kalau kami tidak pergi dari Kendari ini?"
Pesan masuk ke W*****p-nya ini, adalah berupa bukti transfer gaji sekaligus 'pesangon' dari bosnya, yang mana di situ terselip sebuah ucapan yang berbunyi; 'Semoga selamat sampai tujuan'.
Meisya semakin tidak mungkin bisa dihentikan. Lalu, aku pun bertanya dengan pasrah, "Terus, rencananya kalian akan ke mana? Tidak mungkin kamu pulang ke rumah ibuku, bukan?"