Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Satu jam sebelum kafe buka, Seperti biasa Alya datang ke Kafe yang ia dirikan saat usianya masih dua puluh tahun setiap pagi. Kafe itu ia beri nama 'Kopi dan Lemon', yang menyediakan berbagai macam minuman panas dan dingin, mulai dari kopi hingga yogurt dan berbagai macam kue serta sandwich bahkan pizza.
1017.2K viewsOngoingAdded to Library 585 Times as midnight cafe
Read
+Library
Tiba-Tiba Menikah!

Tiba-Tiba Menikah!

"Um ... apa kalian lapar? Sebenarnya aku ingin mencoba menu yang paling terkenal di kafe itu." Grace menunjuk ke sebuah kafe yang didekorasi penuh dengan warna merah muda. Atap kafe itu memiliki bentuk yang unik karena dibuat menyerupai mahkota seorang putri kerajaan.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as midnight cafe
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Pemuda itu masih punya pekerjaan untuk menerjemahkan isi buku yang ia temukan dulu. Waktu memutar dengan cepat. Isya sudah berganti dengan tengah malam. Suara anjing menggonggong terdengar dari luar. Kopi hitam tinggal ampas di gelas. Meski begitu, Rojali masih belum menemukan titik terang dari salinan buku yang ia pegang.
9.775.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as midnight cafe
Read
+Library
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

"Hmmm...." Aku menghirup aroma nikmat mocachino-ku dalam untuk mengusir resah, beberapa kali aku melihat ke arah bunyi pintu kafe yang bergeser berharap Dimas datang ternyata bukan dia. Kami memilih kafe ini, karena hanya kafe ini yang buka sebelum pukul 7.00 pagi.
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 802 Times as midnight cafe
Read
+Library
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Mereka kembali berjalan, dan akhirnya keluar dari taman untuk menuju kafe kecil yang Rafael sebut-sebut sejak kemarin. Kafe itu terletak di gang kecil, tidak besar, tapi interiornya hangat: lampu kuning redup, aroma kayu, dan rak penuh buku bekas di dinding. Barista menunduk ramah saat mereka masuk. “Ini tempat favorit aku,” kata Rafael sambil memilih meja di pojok. “Kecil, tapi enak buat duduk lama.” Nayla memandangi interiornya. “Kamu sering ke sini?”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as midnight cafe
Read
+Library
TERJERAT BERONDONG

TERJERAT BERONDONG

Cekidot! Di sebuah cafe pinggiran kota, seorang wanita muda bercelemek abu-abu sedang melayani pembeli di cafe kecilnya. Ibu muda yang memiliki gadis kecil dan membesarkannya seorang diri itu begitu bersemangat melihat pelanggan yang semakin ramai berdatangan. Dendis cafe yang terletak di sebuah kota kecil dengan keramahan penduduk sekitarnya. Wanita itu memilih tinggal di sana setelah melalui banyak lika liku hidup yang membuatnya menyesal hingga saat ini.
9.939.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as midnight cafe
Read
+Library
Penyamaran CEO Tanaka

Penyamaran CEO Tanaka

Kafe kecil itu berdiri di pojok jalan, diapit toko alat bangunan dan tempat fotokopi — tidak mewah, tapi selalu ramai oleh aroma kopi dan suara musik akustik yang hangat. Di luar, lampu-lampu gantung mulai menyala, memantulkan cahaya kuning di kaca jendela yang sedikit berembun. Luna Brew selalu menjadi tempat pelarian Maya setiap kali dunia proyek terasa terlalu keras. Dan hari ini, ia datang bukan hanya untuk kopi — tapi untuk menumpahkan sesuatu yang sudah terlalu lama menekan dadanya. Begitu mereka duduk di pojok dekat jendela, pelayan datang membawa dua cangkir cappuccino, tanpa perlu memesan.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as midnight cafe
Read
+Library
Le Restaurant de Prada

Le Restaurant de Prada

Kamu lihat tadi café di sebelah restoran ini? Rumi mengangguk. Café itu sempat menarik minatnya. Desain eksterior tempat itu menangkap perhatian. Jika ada waktu, dia ingin berkunjung ke sana.. "Pemilik café itu sahabatku. Dia dan temannya membantu restaurant ini. Dia bukan tipe yang setengah-setengah ketika mengerjakan sesuatu. Bahkan untuk hal remeh sekalipun." "Idenya menarik," celetuk Rumi dengan mata mengamati detail setiap sudut restoran.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as midnight cafe
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Tidak banyak café yang buka 24 jam, mungkin saja memang Niken sedang sangat ingin makan supper, dan café itu hanyalah satu-satunya opsi, atau mungkin Niken sedang menunggu Delia. “Ken.” Niken mendongak dan mendapati Caraka yang tengah menatapnya bingung. “Kamu ngapain jam segini, Ka?” Pasalnya memang saat itu sudah menunjukkan hampir pukul 02.00 dini hari. Hanya orang yang benar-benar kelaparan, atau orang yang baru pulang dari club yang biasanya mampir ke café. “Harusnya aku yang nanya. Café ini deket banget sama tempatku, wajar kalo laper aku ke sini. Kamu? Ini udah tengah malem. Laper juga? Di deket apartemenmu nggak ada café buka?”
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 662 Times as midnight cafe
Read
+Library
KARMA BERDARAH SANG CEO

KARMA BERDARAH SANG CEO

*** Caffe Napoli, Restauran kecil Italian yang terletak di pinggir jalan besar 22nd Street bersebrangan dengan apartemen mewah One Madison di Manhattan, NYC bernuansa homey yang menawarkan berbagai macam hidangan italian dan kopi beraroma khas yang selalu ramai saat jam-jam menjelang makan malam seperti saat ini. Zetta merapikan anak rambutnya seraya mendorong pintu coklat berdinding kaca di hadapannya hingga menimbulkan bunyi bergemerincing yang menandakan ada pelanggan datang dan melangkah lebih masuk ke dalam. Matanya menelusuri setiap meja yang sebagian besar telah terisi mencari sosok yang familiar sampai seseorang di sudut ruangan mengangkat tangan ke arahnya membuat senyuman Zetta ter
109.3K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as midnight cafe
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status