Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya. Sudah banyak obat tidur yang dia minum agar mimpi buruk itu tidak kembali lagi. Jam menunjukan angka dua malam, waktu yang masih cukup panjang jika dia memilih melanjutkan tidurnya. Psikisnya merasa lelah tetapi matanya engga terpejam, pemuda itu begitu takut jika mimpi buruk tentang masa lalu kembali menghantuinya. Kembali menemukan dirinya seorang diri dalam titik terendah dihidupnya. Tidak ada siapapun, suara alat pemanas terdengar begitu pelan hingga menjadi temannya dalam semu.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Malam Pertama yang Tertunda

Malam Pertama yang Tertunda

Masa iya setuju-setuju aja kalau aku pakai KB? Matahari sudah sejak tadi tenggelam, berganti bulan dengan ribuan bintang di langit malam. Hening, suasana di kampung Jati memang tak seramai di kampung Neglasari. Tidak ada suara motor atau pun mobil melaju saat jam mencapai pukul sepuluh. Akan tetapi ramai oleh suara binatang kecil seperti jangkrik, katak dan burung hantu.
9.914.7K viewsCompletedAdded to Library 527 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Somnium: Light or Darkness

Somnium: Light or Darkness

Pasalnya itu merupakan sesuatu yang privasi dan Somnium sendiri masih memberi batasan pada setiap pemimpi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti saling menghancurkan satu sama lain. Sementara itu, Abu menyapu pandang sekelilingnya. Melalui kedua obsidiannya, dia melihat rumah-rumah warga di desa yang terkesan begitu sepi, bahkan kelewat sepi hingga seperti tak berpenghuni. Selepas melihat-lihat, tungkainya dia langkahkan menuju pohon besar yang kemungkinan adalah beringin.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Dalam keheningan pagi itu, hanya suara jam dinding yang berdetak pelan, menyaksikan dua jiwa yang saling menjauh, namun tak pernah benar-benar lepas. Siang itu udara terasa teduh. Ratri duduk di ruang tamu sambil menikmati secangkir cokelat panas. Aroma manisnya menenangkan, membuat pikirannya sedikit lepas dari bayang-bayang beberapa hari terakhir. Ia menarik napas panjang, mencoba menikmati keheningan rumah. Namun, ketenangan itu mendadak terusik oleh bunyi bel yang nyaring. *Ting-tong…*
756 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Dark Life

Dark Life

Membuat pria muda tersebut menjadi pewaris takhta yang sah. Seorang pria berambut merah tengah mengamati sebuah kertas dengan penerangan remang-remang, karena satu-satunya alat yang dipakai sebagai penerang hanyalah pelita kecil. Pria tersebut membuat meja berbunyi beberapa karena kuku-kukunya. Telah menjadi kebiasaannya dalam kebingungan selalu membuat bunyi-bunyian. Sepertinya, sikapnya itu mampu membuatnya percaya diri mampu memecahkan segala kebingungan yang tengah melandanya sekarang.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Konsentrasinya sudah habis sejak Bara menutup pintu apartemen tadi pagi. Sore hari di tengah kerinduan yang menghantui pikirannya. Ia berjalan tanpa arah di jalanan Manhattan. Lampu-lampu kota mulai menyala, aroma hujan bercampur kopi dari kedai-kedai kecil di sudut jalan. Semua ini seharusnya terasa familiar, tapi tidak ada yang mampu menenangkan pikirannya. Di persimpangan, Nara berhenti. Tangannya terulur ke dalam mantel, menggenggam ponsel erat-erat. Ia ingin mengetik pesan, tapi jari-jarinya hanya membeku di atas layar.
10704 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Buru-buru Ele menyambar mic yang sudah disodorkan Yuna sedari tadi dan mulai mengeluarkan alunan merdunya. “Please don’t see just a boy caught up in dreams and fantasies… Please see me reaching out for someone I can’t see… Take my hand let’s see where we wake up tomorrow… Best laid plains sometimes are just a one night stand… I’d be damned cupid’s demanding back his arrow… So let’s get drunk on our tears and…”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Siapa yang melakukan itu? Benakku terus mempertanyakan walau berkali-kali aku meyakinkan bahwa itu hanya perbuatan orang jahil. Jam menunjukkan pukul sebelas malam. Sudah larut malam. Orang iseng mana yang mau melakukan hal semacam itu selarut ini? Kadang manusia sering membuat prasangka buruk. Bukan. Bukan karena dia tak bisa berpikir positif, hanya saja itu dilakukan sebagai perlindungan dirinya terhadap sesuatu hal. Itu naluri alamiah manusia. Itu menurutku, sama seperti yang sedang terjadi saat ini, siapa juga yang tidak akan berpikiran negatif. Sialnya lagi karena papah tak bisa pulang malam ini, ada hal penting yang harus dilakukannya untuk proyek yang sedang beliau kerjakan. Apa yang
102.9K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as midnight thoughts
Read
+Library
Unexpected Night

Unexpected Night

Dua orang terpaut usia yang jauh tetapi satu darah berada didalam dirinya dan satu kalimat yang selalu ia ingat saat mendengar suara berat dan serak itu adalah. “Let me be your nightmare every night.” Arlene berteriak, langsung membuka mata dengan keringat memenuhi keningnya. Napasnya terengah-engah, ia bangun dan melihat ke sekeliling, saat itu juga Arlene membuang napas lega sembari memegangi dada menyadari bahwa itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Arlene menyandarkan tubuh ke kepala ranjang, menetralkan napas karena semalam setelah ia pulang dari pameran itu, Arlene benar-benar tidak bisa tidur walaupun sudah meminum obat tidurnya hingga pukul empat pagi dan akhirnya ia pun terpejam berakhir
9.7121.6K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as midnight thoughts
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status