INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR
Sebenarnya ingin berkata kasar, tapi aku masih sadar, kalau aku hanya sebatas mantu.
"Pantas kalian tak bisa akur sebagai saudara. Ternyata kamu yang mempengaruhi Firman, agar tak mau menolong kakaknya yang lagi terpuruk. Perusak persaudaraan memang hadirnya orang lain. Yaitu Ipar," gumam ibu, tapi tembus ke hati.
Allahu Akbar ... ucapanku salah di pemikiran Ibu?
"Bu ...."
Seketika ucapanku berhenti. Saat tanganku di sentuh oleh Mas Firman. Seolah dia tak ingin aku melanjutkan ucapanku. Mungkin tak ingin semakin memanjang.