Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

sahut Vritz masih sambil mengunyah makanannya. “Iya… Contohnya saja… Sekarang kita sedang makan malam bersama seperti ini. Apa kalian tidak merasakan semacam déjà vu bahwa kejadian ini sudah pernah dan malahan sering terjadi sebelumnya? Itu hanya firasat sih… Tapi, setiap kali kita makan bersama, berlatih tarian dan nyanyian bersama, atau sedang bermain bersama, aku memiliki semacam intuisi yang kuat bahwa semuanya ini sudah pernah terjadi.” Josh memberikan sedikit narasi yang panjang.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

"Suamiku? Dia tidur di rumah. Aku saja yang di sini. Lagian kalau di sini dia juga nggak punya teman cowok. Masa kita bertiga tidur di kamar yang sama?" "Aku bisa tidur di kamar lain, Kak." "Nggak bisa. Itu namanya bukan menginap bareng. Kamu nggak perlu cemaskan hal lain, Mi. Lagian Ansel juga nggak akan kesepian." Mimi mengangguk sambil menata tempat camilan yang akan mereka habiskan di pertengahan malam nanti. Mereka hanya membeli beberapa jenis camilan Karena Mimi sedang diet, selebihnya buah-buahan segar seperti anggur dan apel yang memenuhi keranjang camilannya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

jawab Mimi tak enak. "Satu hari itu dianjurkan untuk makan 3 kali. Kalau misalnya nanti lelah diajak pulang terus dia ketiduran karena capek, pasti sayang kalau lewatkan makan malam. Jadi, makan dulu kalau sampai rumah langsung mandi dan tidur. Ya?" bujuk Arfi. "Baiklah." Akhirnya Mimi bersedia untuk makan bersama. Tadi siang mereka makan karena disuguhi oleh para anggota calon owner. Sekarang, Arfi mengajak keduanya makan di restoran.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Firasat memberitahunya bahwa dia telah melupakan seseorang yang sangat penting. Sebelumnya Jules pernah memimpikan seorang anak perempuan. Namun, saat dia terbangun dari mimpinya, dia pun tidak mengingatnya lagi. Jerry tahu Jessie dan Yura sedang makan di restoran. Dia segera menyusul, lalu tampak mereka berdua sedang makan dengan gembira. Kening Jerry tampak berkerut. Dia mempercepat langkah kakinya, berhenti di samping meja mereka. “Kenapa kalian makan di restoran ini?”
9.33.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150.1K kali sebagai mimpi makan bersama
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Partner In Crime

Partner In Crime

Anak itu, dia terlihat mirip denganku, tetapi kelakuannya hampir mirip dengan Missa, sangat ingin dimanja. Kami bertiga langsung menyantap makan siang bersama, tidak ada yang berani mengganggu atau menginterupsi kegiatan kami. Siang itu, kami menikmati semuanya seolah-olah momen kebersamaan ini tidak pernah datang lagi. “Bagaimana dengan kerjasama regional dengan perusahaan multibidang dari Indonesia?” tanya Missa, memulai pembicaraan.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Ternyata menikah bukanlah hal yang menakutkan, asalkan memilih orang yang tepat. Hari dia melamarku, ketika cincin itu dikeluarkan, aku langsung menangis tak terkendali. Dia bilang dia ingin membangun rumah kecil milik kami sendiri. Dia ingin membuatku bahagia seumur hidup. Pada awalnya, dia benar-benar berhasil melakukannya. Dia, seorang anak konglomerat yang hidup dalam kemewahan, rela mencuci tangan dan memasak untukku. Sekarang dia sudah bisa memasak dengan sangat baik.
9.961.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Walaupun bukan boronan polisi, tapi tetap saja dia dicari karena pasti berurusan dengan masalah besar. Sekarang Maura harus sarapan dulu. Tetapi sebelum itu Maura harus memastikan kalau Imel sudah menyediakan makanan untuknya. Dia pun mengintip kembali ke arah meja makan, Imel dan Mila sedang makan bersama, saling berhadapan. Wanita itu berdecih sembari memanyunkan bibir. Kenapa Mila mau makan dengan Imel? Sementara dengan adiknya sendiri tidak mau?
9.7257.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Suami Menyebalkan

Pernikahan Dadakan dengan Suami Menyebalkan

Aku dan Rizal menghabiskan banyak waktu bersama. Mulai dari bersih-bersih rumah bersama, memasak bersama, bahkan jalan-jalan bersama. Kami begitu menikmati kebersamaan dengan rindu satu sama lain. Saat kami sedang asyik makan di sebuah kafe, tiba-tiba aku merasakan mual yang luar biasa. Makanan yang baru saja aku makan seakan minta di keluarkan lagi.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Fantasy World

Fantasy World

Bumbunya? Di saat rahangnya masih mengunyah. Nossal kembali mengamati yang lain yang juga sedang melahap bola ubi itu. Dia teringat kata-kata yang sering muncul di film yang pernah ia tonton dahulu. “Makanan akan terasa lebih enak jika dinikmati bersama-sama” “Luna, kau tidak lelah? Duduklah dan ikutlah makan” “E-en!” ucapnya dengan mengangguk
9.87.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
PENGKHIANATAN

PENGKHIANATAN

"Iya, Sayang. Benar sekali." Mama tersenyum dan mempersilakan Bi Marni untuk bergabung bersama kami. Kami pun makan dengan selera makan cukup tinggi. Mungkin inilah bagusnya saat makan bersama-sama. Sejatinya tidak ada pembeda antara atasan dan bawahan, asisten dan majikan. Semua sama, sama-sama membutuhkan kebahagiaan. *** "Assalamu'alaikum." Suara salam yang menyertai setelah pintu diketuk. Aku pun berhenti makan dan langsung bergegas menuju pintu.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mimpi makan bersama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status