Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan
“Aku bermimpi berdiri di ladang yang hijau, banyak sapi di sana. Kadang kala aku juga bermimpi tentang acara yang aneh, aku di arak oleh banyak orang dengan wajah yang di coret-coret oleh pewarna, lalu aku dipertemukan oleh seorang pria yang wajahnya kabur sehingga aku tidak bisa melihatnya dengan jelas.”
Tangan Ancell yang tadinya ingin mengecap kopinya, terhenti lalu menatap Emily dengan tangan yang masih menggantung membawa cangkirnya. Emily memimpikan acara pernikahan mereka, apakah ada kemungkinan wanita itu bisa mengingat kembali pernikahan mereka?
“Apakah Anda melihat bulu-bulu menghiasai kepala mereka?” tanya Ancell.
“Ya benar sekali, bagaimana kamu tahu?” Emily balik bertanya dengan