BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
godanya lagi, menyodorkan pipi dengan ekspresi menyebalkan.
"Kurang ajar kamu! Sana, ah!" sentak Mayang, mendorong pipi Gilang dengan ujung jarinya.
Gilang hanya terkekeh jahil sebelum akhirnya bangkit dari duduknya. Namun, sebelum melangkah ke arah pintu, ia berhenti sejenak dan bergumam, "Kalau boleh jujur, saya nggak punya pacar, Bu. Bahkan mungkin saya nggak akan pernah punya pacar. Sudah takdir saya jadi milik banyak wanita."