Ah! Enak Mas Dokter
Berbeda dengan bagian bangunan lain yang sudah lapuk dimakan usia, pintu baja ini masih tampak sangat kokoh dan terawat.
Tidak ada gagang pintu. Di sampingnya, terdapat sebuah panel digital kuno yang layarnya masih menyala redup, memancarkan cahaya merah kecil.
"Dark, aku sudah berada di depan pintu penyimpanan utama," bisik Adrian melalui earpiece. "Pintu ini menggunakan sistem pengunci digital. Ada enam digit angka yang harus dimasukkan."
"Tunggu sebentar, aku coba masuk ke jalurnya," sahut Darko di seberang sana. Terdengar ketikan cepat selama beberapa saat sebelum Darko menghela napas kasar.