Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Enak Mas Dokter

Ah! Enak Mas Dokter

​Berbeda dengan bagian bangunan lain yang sudah lapuk dimakan usia, pintu baja ini masih tampak sangat kokoh dan terawat. Tidak ada gagang pintu. Di sampingnya, terdapat sebuah panel digital kuno yang layarnya masih menyala redup, memancarkan cahaya merah kecil. ​"Dark, aku sudah berada di depan pintu penyimpanan utama," bisik Adrian melalui earpiece. "Pintu ini menggunakan sistem pengunci digital. Ada enam digit angka yang harus dimasukkan." ​"Tunggu sebentar, aku coba masuk ke jalurnya," sahut Darko di seberang sana. Terdengar ketikan cepat selama beberapa saat sebelum Darko menghela napas kasar.
9.63.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120.0K kali sebagai model daun pintu 2
Tampilkan Ulasan (149)
Baca
+Pustaka
Akun Baru
Pdahal critanya bgus loh! yng bkin kta snang baca itu di part" Febby dan Dirga. dlu crita ini slalu Up tepat waktu stiap hrinya beda bngt dngan skrang. Klo udh mau tamat smoga happy ending dan smoga ada SEASON 2 (tntng kisah anak" mreka yng sdh dwasa nnti), tapi berharap crit ini msih bsa di Lnjutkn
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

"Serius?" ​"Serius. Ayo lihat." Mereka berjalan menyusuri lorong lantai dua hingga tiba di sebuah pintu ganda berwarna putih bersih di ujung koridor. Berbeda dengan pintu ruangan lain yang standar, pintu ini memiliki panel kaca buram vertikal yang memberikan kesan artistik dan modern. ​Rasya membuka pintu itu lebar-lebar. ​"Masuklah," ajaknya, memberi gestur mempersilakan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Dua puluh menit kemudian, mobil berhenti di depan sebuah bangunan modern berlapis kaca. Di atas pintu masuknya terpampang sebuah logo yang terasa begitu familier. ALPINE MOBILITY AG Ratri menatapnya beberapa saat. Tak salah lagi. Logo itu sama persis dengan yang tercetak pada struk kusam di tangannya. Ia menelan ludah. "Ayo, Ka. Turun sebentar.” "Iya, Ma." …
10246.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai model daun pintu 2
Tampilkan Ulasan (118)
Baca
+Pustaka
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Baca Semua Ulasan
Anak Rahasia Sang Alpha

Anak Rahasia Sang Alpha

Namun ternyata tidak. Ia terus berjalan melewati koridor panjang yang diterangi lampu dinding bergaya klasik hingga akhirnya berhenti di depan sepasang pintu kayu berwarna hitam dengan ukiran kepala serigala berlapis logam keemasan. Pintu itu jauh lebih besar dibandingkan pintu kamar mana pun yang kulihat sejak datang ke mansion ini. Aaron mendorongnya perlahan. Begitu pintu terbuka, aku kembali kehilangan kata-kata.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
After That Night

After That Night

Tapi terlambat, daun pintu terbuat dari kayu pinus itu telah tertutup rapat untuknya. "Xavia, dengar dulu. Buka pintunya, kita harus bicara." Darren mengetuk-ketuk pintu kamar Xavia berulang kali sembari meraung. Pikirannya sangat kacau saat ini. Darren benar-benar dihadapkan masalah yang menurutnya sangat berat, bahkan lebih berat daripada gagal memenangkan proyek bisnis. Xavia bersandar pada pintu kamarnya. Tangannya membungkam mulutnya dengan erat agar tangisnya tak terdengar oleh Darren yang masih berdiri di depan pintunya.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Nicha mengambil palu tersebut dan segera berlari ke pintu di dekat dapur. Pintu tersebut hanya terbuat dari kayu jati yang di cat berwarna coklat tua mengkilat. Ia segera memukul gang pintu tersebut dengan segenap kekuatannya, ia juga menendang pintu hingga akhirnya pintu tersebut terbuka. Cahaya langsung masuk ke dalam rumah itu, mata Nicha berkaca-kaca setelah berhasil merasakan angin luar dengan bebasnya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Dari Tukang Pijat Jadi Tuan Muda

Dari Tukang Pijat Jadi Tuan Muda

Akhirnya setelah beberapa saat Rayyan dan Chintya sampai di hadapan sepasang pintu yang ukurannya lebih besar dari kebanyakan ruangan di rumah itu. Ukiran berwarna emas tercetak di permukaan pintu, menambah kesan mewah. Dua gagang pintu juga tak kalah garang dengan desain naga emas yang meliuk. Chintya membuka pintu santai. "Kakeeeekkk!!!!" Di dalam sana, tampak ruangan luas dengan banyak lemari dan tumpukan dokumen yang menggunung. Tidak terasa rapi sama sekali.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Penjara Cinta Sang Taipan

Penjara Cinta Sang Taipan

Namun sebelum itu Bening lebih tertarik untuk mengitari kamar megah dan luas ini guna melihat-lihat apa saja yang ada di dalamnya. Satu per satu Bening memperhatikan segala kemewahan yang tersaji di dalam kamar tersebut. Sorot matanya menyapu setiap sudut ruangan tanpa ada yang terlewatkan. Hingga netra matanya menangkap adanya dua buah daun pintu yang bertengger gagah saling bersebelahan. "Itu pintu apa? Mungkin kamar mandi, tetapi kenapa ada dua? Di rumah Mami Juwita dulu hanya satu. Kalo begitu pintu yang satunya buat apa?" monolognya.
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai model daun pintu 2
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
RF Riani
Rasanya pengin nabok Sari deh ............... semuanya jadi slah paham kan sekarang Tuan Jordan juga sama awas yah nanti nyesel dah sakitin Bening Duh Thor ayooo up lagi dong ............... Meski sebel ma Sari dan Tuan Jordan tapi penasaran banget ma kelanjutannya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
The Serpent's Embrace

The Serpent's Embrace

Alarm tingkat rendah telah memanggil bala bantuan. Ia menaiki tangga besi itu dengan suara sekecil mungkin. Pintu ruang mezzanine terbuat dari baja ringan, hanya dikunci dengan kunci standar, bukan vault. Adrian menggunakan kunci universal multi-gigi (alat spionase klasik). Dalam tiga detik, ia memutar tuas, dan pintu terbuka. Di dalam, ruangan kecil itu penuh dengan rak-rak server yang berputar kencang dan berlampu hijau, memancarkan panas yang Adrian lihat di pemindaian. Di tengah ruangan ada meja dan satu monitor yang menyala.
659 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Mistery of Life : Daffa Albana

Mistery of Life : Daffa Albana

Dia menekan satu tombol kecil di dinding. Terdengar suara berderak secara perlahan. Ternyata suara itu berasal dari kedua daun pintu yang keluar dari dinding penghubung ruangan di bagian kiri dan kanan. Daun pintu itu terbuat dari kayu dan selama ini tersembunyi di dalam dinding yang membatasi ruang tamu dan ruang makan. Perlahan tapi pasti, kedua daun pintu merapat. Sehingga ruang makan yang berada di depan mereka tertutup oleh daun pintu yang berwarna coklat tua. “Oke. Jangan salah lagi, kalau kesalahan kemarin terjadi kembali, aku akan kebiri kemaluanmu!” bentak pria itu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status