Sentuh Aku, Om Dokter!
Napasnya juga tak teratur, dadanya naik turun dengan kencang menahan desakan nafsu yang begitu kuat menggelora.
"Gimana? Rasanya lebih lega 'kan, Sayang?" tanya Bagas, suaranya terdengar berat dan serak khas saat terangsang. Dia menyandarkan dahinya di dada istrinya, berusaha menenangkan detak jantungnya sendiri agar tidak melampaui batas.
"Iya, Om .... Lega banget," jawab Qiara pelan. Tangannya perlahan naik, mengusap rambut hitam suaminya dengan penuh kasih sayang. "Tapi ...."