Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mandul

Mandul

kata Kei sembari mendekati lelaki muda itu. "Kau hebat Kei. Jika kau tidak membaw kabar ini aku pasti akan mematahkan kedua tangan orang tak berguna ini." menerima sebuah map coklat dan secepat kilat membukanya. "Namanya Riri? Nama yang bagus. Hah? Wanita itu dimadu?" kedua netra lelaki itu hampir keluar dari tempatnya. "Benar Tuan muda. Apa anda memiliki perintah selanjutnya? Kemungkinan nona itu kembali di kediaman suaminya."
105.1K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as muka kodok
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

POV Dewa Kulajukan mobilku dengan kecepatan sedang. Tak lupa aku mampir ke sebuah toko kue Abanda di sebuah mall. Zahra sangat menyukai brownies kukus dari toko kue itu. Dia pasti senang aku bawakan makanan kesukaannya. Hatinya pasti akan tersentuh. Ah, rasanya sudah tidak sabar ingin kembali memiliki wanita cantik itu. Betapa bodohnya aku telah mengabaikan sebuah permata demi seonggok sampah.
9.6291.8K viewsCompletedAdded to Library 10.2K Times as muka kodok
Read
+Library
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Cocok untuk bikin foto mesra yang nanti dipakai memanasi Susi. Tujuannya tentu supaya Susi makin marah dan merajuk. Kalau sudah begitu mas Ragil akan panik setengah mati. Dan, di situlah kesempatanku memberi tekanan lebih pada kesepakatan hitam di atas putih. Jangan salahkan jika aku jadi mirip mafia, Mas! Kamu yamg memulai, maka aku memberi arah permainan. Katanya di sini ada berbagai taman. Diantaranya taman Air, Mawar, Perancis, Bali, Labirin, Palem, Jepang dan taman lainnya. Pasti semuanya indah.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as muka kodok
Read
+Library
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Dirinya terheran-heran melihat Ezra yang hanya menatap nasi uduknya saja. "Iya." Ezra mulai mengambil sendok dan sedikit mengaduk nasinya. "Jangan lupa berdoa dulu." "Iya." Karena Ezra tidak tahu doa makan, ia hanya mengucapkan basmalah kemudian kata-kata dari negeri sakura yakni ittadakimasu. Sepertinya Ezra memang harus belajar agama lagi.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as muka kodok
Read
+Library
Neraka untuk Maduku

Neraka untuk Maduku

tanya Kelvin tiba - tiba. "Ngemil coklat lah." Aku menjawab cepat, karena aku memang suka makanan dengan rasa manis itu. "Salah." Kelvin menggelengkan kepalanya. "Kacang." Aku menjawab lagi. Tukang suntik itu menggeleng. "Terus … apaan?" tanyaku manyun. "Ngemil yang paling enak … ya, Ngemilikin kamu sepenuhnya."
106.5K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as muka kodok
Read
+Library
Batas Waktu

Batas Waktu

Kodok itu sudah berada di genggamannya. “Nih,” ketusnya. Bukannya menaruhnya ke dalam box, Aqilla justru mengarahkan kodok itu ke depan wajah Alfa, hanya berjarak beberapa senti. Alfa sontak menangkup wajahnya sendiri, ketakutan. “LO APAAN SIH QIL!” teriaknya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as muka kodok
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Louis membelalakkan matanya dan telah dengan panik menarik pelatuknya, peluru membentuk garis-garis putih dan menyerang monster itu. Sepasang mata besar dan merah darah bersinar dengan cahaya yang ganas di dalam air, dan yang paling menakutkan adalah mulutnya yang bergigi tajam. Saat ia menelan air, tetesan racun putih menetes dari bibirnya yang tebal, bahkan air pun terkorosi menjadi lubang kecil. "Itu Kodok Berbisa Kelas B, hati-hati, jangan sampai lidahnya menangkapmu." Chris menginjak air, cambuk panjang di tangannya langsung menuju mata Kodok Berbisa.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as muka kodok
Read
+Library
TARGETKU BOS MAFIA

TARGETKU BOS MAFIA

Tanya Callista dalam hati. “Ke-kemajuan yang bagus kalau begitu,” kata Richard. Callista mengangguk. “Ya, mungkin petunjuk itu bisa membuatku tahu siapa pelaku penembakan. Sayangnya, ada sebuah kode yang cukup sulit untuk aku buka. Bisakah kau menolongku untuk membukanya?” balas Callista. Richard sempat terdiam sejenak, tidak lama kemudian pria itu mengangguk lagi dan berkata, “Tentu saja akan aku bantu. Aku akan melakukannya sebisaku.”
103.0K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as muka kodok
Read
+Library
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

Kruk … kruk. Perutku mengeluarkan bunyi-bunyian. Itu pertanda bahwa ia minta diisi. Sedangkan Mama, tengah asyik dengan benda pipih di tangannya. "Ma, kita makan diluar yuk!" "Boleh, tapi kita jemput cucu mama dulu ya. Biar kita bisa makan sama-sama." "Iya baiklah, Ma."
18.9K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as muka kodok
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Yang satu berwarna merah, yang satu berwarna putih. Miftah mengeluarkan kodok es berwarna putih, lalu menatap Aska dan berucap, "Julurkan jarimu." Aska menjulurkan jarinya tanpa ragu dan meletakkannya ke depan mulut kodok es. Kodok gemuk itu langsung membuka mulut untuk menggigit. Bahkan, terlihat jelas kegilaan dan kepuasan kodok itu saat menjilat darah.
9.7967.2K viewsCompletedAdded to Library 33.9K Times as muka kodok
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status