Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Serakah

Istri Serakah

Masih ditambah keberadaan bunga, dupa dan celana dalam, yang aku tidak tahu apa gunanya. Apakah semua ini adalah ritual mengirim guna-guna?. Bersambung .... Kira-kira si Freya kenapa ya, Mak! Jawabannya di part depan.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Pelangi Sutera...!" Perempuan cantik yang saat ini berwajah sama angkuhnya dengan Bulan Sekuntum itu melangkah lebih dekat lagi. Ia adalah Pelangi Sutera, mantan panglima Negeri Samudera Kencana yang akrab dikenal dengan nama aslinya; Sumbaruni. Bekas istri jin yang berilmu tinggi itu sengaja menampakkan sikap permusuhannya di depan Bulan Sekuntum, sehingga Bulan Sekuntum menjadi ragu-ragu untuk melayani sikap permusuhan itu. Hawa panas dalam genggaman Bulan Sekuntum segera dilemparkan ke arah pepohonan di belakangnya.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Di sini, di Pelawangan Sembalun, alam kunikmati dengan banyak syukur. Kugelar matras di tepi tebing menghadap danau Segara Anak. Gradasi air danau tampak jelas di bawah sinar bulan, bahkan pulau Cemara Tunggal tampak seperti perahu yang sedang berlayar di tengah danau. Cekungan sisa letusan Samalas ini benar-benar tergambar cantik seperti mangkuk raksasa. Nikmat Tuhan yang mana yang akan kudustakan?
9.57.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Mulutnya robek dan meneteskan cairan berbau busuk. Aku terbelalak ngeri. Inikah penampakan asli Kuntilanak Merah? Begitu menakutkan dan mengerikan. Gaun merah menyelimuti seluruh tubuhnya. Tangannya terangkat ke atas, menampakkan jari jemari berkuku panjang dan runcing. 'Tahan napas selama 10 hitungan.'
9.93.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

29. SEMANGKUK KELAPA PARUT UNTUK LAUK NASI Tetanggaku Selalu Julid Penulis : Lusia Sudarti Part 29 Sekuat tenaga aku memejamkan mata yang sulit kupejamkan. Setelah beberapa saat akhirnya kantuk pun menyerang akhirnya kuukir mimpi dipulau kapuk.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Raka menatap kamera, “Selamat malam para pecinta horor tanah air. Hari ini kita live dari desa terkutuk: Kalibungkus, tempat mitos kuntilanak merah berasal.” Ucup menambahkan, “Kalau kita gak muncul besok, tolong kirimkan pulsa dan kirim ustaz ke sini.” Tiba-tiba... kamera bergetar sendiri. Bukan karena angin. Kabel-kabel mulai bergerak seperti ada yang menarik. Monitor laptop memperlihatkan sesuatu... di belakang mereka.
999 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

teriak Samudera Biru. Rama dan Ratansa hanya bisa saling pandang. “Sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas, empat belas, lima belas,” Samudera Biru menghentikan kegiatan menghitungnya saat Renata muncul. “Kau gila!!” makinya garang. “Maaf, itu cara paling instan sayang. Bukankah kau ingin cepat sakti?”
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai muka kuntilanak seram
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Baca Semua Ulasan
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

suara kuntilanak laki-laki itu bergema, dan berganda-ganda. Kuntilanak laki-laki tersebut memiliki wajah yang begitu menyeramkan, wajahnya sangat putih, kedua kantung matanya hitam, bola matanya berwarna merah, hidungnya terus mengeluarkan darah, dan mulutnya berbau telur busuk. "Huaahhh!" Sumelika berteriak, dan menjauh dari kuntilaki.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Seram melihat mata Norita yang benar-benar menakutkan. TING! Ponsel Alice berbunyi, tanda ada pesan masuk. Alice mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan kepadanya. Norita : Tunggu saya di kantin!
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Tangannya bersedekap di depan dadanya yang bidang. Cahaya rembulan yang samar-samar, menyinari sebuah benda yang terselip pada kedua telapak tangannya. Benda itu ialah sebuah kalung liontin berwarna biru. Tertera huruf M pada bandulnya. Kalung itu milik Menur yang diberikan oleh Wati pada Pakdo Ramli, sebelum pria itu meninggalkan rumah Ujang beberapa waktu lalu.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai muka kuntilanak seram
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status