Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Kecilku

Istri Kecilku

dan kembali bertenaga. ​Sesi siang adalah yang paling berat: Outbound Mini. Setiap gugus harus melewati rintangan di area hutan kota dekat danau. Tanah yang berdebu dan rintangan tali membuat jaket kuning Diana mulai kotor terkena noda cokelat. ​"Diana Aulia! Kamu pemimpin kelompok untuk rintangan ini!" teriak Kak Rendy, senior koordinator lapangan yang kini berdiri di pos tiga.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nella melihatnya dan menambahkan, "Kunang-kunang ini adalah kunang-kunang sayap berlapis. Di dunia memang ada kunang-kunang seperti ini yang jarang ditemukan dan hanya tinggal di kawasan Selat Malaka." "Apa?" balas Sinta kaget. Nella membalas dengan suara lirih, "Aku pernah melihatnya di hutan pribadi." ... "Sinta, sudah belum? Apakah lukisan ini bisa dibeli?" Vera berjalan mendekat dari arah yang lain sambil membawa syal warna-warni yang ada di tangannya dan menunjukkannya pada Sinta sambil tersenyum. "Aku baru saja membelinya. Lihat sulamannya ini! Bagus, bukan? Model sulaman seperti ini sangat jarang ditemukan di kota Jakarta. Hanya di Selat ...."
1033.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

tanya Kirana yang datang membawakan dua guci arak pasir, serta makanan ringannya untuk mereka berdua. "Kirana sayang. Sepertinya Mas harus pergi siang ini juga ke Tlatah Klikamuka. Kerajaan Klikamuka sedang hendak di serang oleh pasukkan dari kerajaan Bhineka. Mas akan mengabarkan hal ini pada Maharaja Wucitra Samaradewa bersama Eyang Bardasena. Mas harap Maharaja Samaradewa berkenan mengirimkan bantuan pasukkan ke Tlatah Klikamuka secepatnya," ujar Jalu menerangkan pada Kirana.
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 751 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Iya, Mak, siap," tiga orang teman Bang Umat datang, mereka mengendarai tiga motor. Lalu mereka berempat pun berkumpul, aku ikuti jadi pendengar . "Ini peta lokasinya, kemungkinan besar ada sekitar lima atau enam orang, saya sudah selidiki, tempat ini adalah rumah di tengah kebun sawit yang baru ditanam," kata Bang Umar. "Jadi kita akan melakukan penyamaran, pura-pura pencari katak," kata Bang Umar lagi. "Pencari Katak?" Aku tak bisa menahan mulut. Di daerah kami memang sering orang datang mencari katak, jenisnya yang besar, katak itu banyak ditemukan di rawa-rawa sekitar perkebunan sawit. Konon katak itu bernilai ekonomi tinggi.
9.8583.1K viewsCompletedAdded to Library 14.0K Times as muka kuntilanak seram
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

kata Musa basa basi. "Huh, kura-kura dalam perahu," cemoh Karman. "kau ke sini kan hanya alasanmu saja mau nonton film, padahal sebenarnya mengharap dijamu pisang goreng. Tahu saja kalau satu pohon pisang bu Mirah di belakang baru saja ditebang."
852 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

ucapku sembari mendekati Paman yang masih memarkirkan mobil sedannya itu di halaman rumah. "Wa'alaikumussalam. Masyaallah pengantin baru, hari ini terlihat sangat ceria, pasti tadi malam kamu diperlakukan dengan sangat lembut ya oleh suamimu, Nak Nando?” ucap Paman Sam yang mulai menggodaku.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

“Apa maksudnya, Pak?” Pak Jatmiko berdiri, membuka lemari tua, lalu mengambil satu gulungan kain lusuh berwarna kecokelatan. Ia membentangkan kain itu di meja. Tergambar peta tua Desa Kemuning dan wilayah di sekitarnya. Di bagian tengah, ada dua garis biru vertikal yang melambangkan Curug Kembar, dan di antara keduanya: titik merah kecil bertuliskan aksara Jawa kuno. “Itu hutan kecil yang ada di antara dua curug, ya?” tanya Arga.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

ucap Danuseka setelah lama terdiam. Sementara, setelah Sandikala berlalu. Puncak punden telah berkumpul berbagai jenis makhluk tak kasat mata. Di pohon-pohon rindang duduk puluhan Kuntilanak bergaun putih, beberapa makhluk tinggi besar dan berbulu hitam legam juga berdiri angkuh di atas pepohonan. Tak lama kemudian dua jenis Siluman bergerak memasuki kawasan punden, mereka tidak lain adalah dua wanita Siluman dari wilayah danau tepi Barat dan satunya lagi siluman ular dari tepi Utara.
9.53.7K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Di lengannya, deretan bekas luka tampak begitu mencolok dan mengerikan. Mata Levi seketika memerah. "Apa ini ulah bocah dari Keluarga Kurniawan itu?" Jantungku berdegup kencang. Tuan Muda Kedua Keluarga Kurniawan, Willy, adalah mantan pacar yang dikencani Neina selama tiga bulan, dan akulah yang mengenalkan mereka. Detik berikutnya, Levi seperti orang kesurupan menerjang ke arahku dan menjambak rambutku.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
Renggali

Renggali

ucap Riska dengan suara melas. “Oh, ayolah dek! Kakak membawamu kemari karena kamu memang membutuhkannya,” seru Claisya sambil menggandeng tangan Riska. Rumah yang berwarna putih disertai halaman yang bernuansa hijau tropis. Terlihat bunga indah di sudut taman belakang, belum lagi ditambah pemandangan laut yang menakjubkan, begitu laut berwarna merah disertai matahari yang terbenam. Sementara Riska yang duduk di teras belakang dengan pena dan buku di tangannya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as muka kuntilanak seram
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status