Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Buah-buahan, jajanan, roti kemasan, mie instan, mie cup, minuman kaleng, kue kering, kue bolu, sosis goreng, dan ayam goreng. Meja makan penuh dengan isi kulkas yang umi keluarkan. Mengeluarkan apa saja yang bisa dimakan. Umi menaruh semua makanan dan minuman ke dalam ember kosong yang ada di tangan umi. Kemudian menentengnya ke depan kamar Rara. Makanan yang tak berkemasan umi bungkus dengan plastik es dan mengikatnya. Umi meraih roti dari dalam ember kemudian berjinjit untuk memasukkan roti tersebut ke lobang di atas pintu kamar Rara.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Ha Ha Ha “Jadi ini yang di sebut Elmaut Berwajah Merah? Tanya Ngo Toa sesudah tertawa. “Jangan berpikir jika tubuhmu beracun bisa bertingkah di hadapan Ngo Beng Kui Ong,” Ngo Sam ikut bicara sambil tangannya masuk ke dalam kantong senjata rahasia. “Hanya racun Ban Tok Kui Bo yang mampu menahan kami,” ucap Ngo Dji juga tak mau kalah, senjata berupa rantai kecil yang ujungnya di beri mata, seperti mata anak panah.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Terlebih, ada 2 kalung berlian yang ia katakan cantik itu kini berpindah ke paper bag yang dibawa oleh Ryu. "Ha, apa ini?" tanya Riri dengan lirih. Bahkan terlihat tangannya bergetar saat membuka sebuah kotak beludru berwarna hitam. Berisi sebuah kalung berlian yang sangat mewah. Berarti jika di total semua nominal itu telah mencapai angka 1M. "Bukankah kau bilang itu semua cantik? Jadi aku berikan itu semua untukmu," jawab Arnold dengan entengnya.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

"Ya, biasanya berbahan mentah. Jamur, kerang, bunga, bahkan lumut dan ranting yang anehnya adalah bahan obat-obatan yang sempurna." Penjelasan sang pria paru baya berkumis itu, membuat Almosa yakin. Kalau Emabell telah melanggar hukum Territory yang berlaku, tetapi pertanyaannya—bagaimana bisa ia melakukannya serapi itu? Bahkan dari pihak penghuni pinus tak ada laporan apapun. Jadi, siapakah Emabell? "Jadi saya...."
9.214.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

tutur Ermitha. Herlambang hanya tersenyum tipis dan berkata, “Mbak aku mau kita diskusi lagi. Masih lamakah?” “Five minute, I am finish,” sahut Ermitha sembari memperlihatkan keranjang terbuat dari bambu telah penuh dengan stroberi.
9.780.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai mulut ember
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Aroma jamu? Buru-buru Tiara mengecek gaun lembut yang terlipat dan benar saja, itu bukan gaun biasa melainkan gaun tidur seksi dengan belahan dada rendah, bikini two piece dan astaga, lingerie! Tiara memekik kaget dan mendorong dus itu ke bawah ranjang. Aroma jamu itu pasti berasal dari jamu yang dimaksud mama Bima tempo hari.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
KUTUKAN DARAH EMAS

KUTUKAN DARAH EMAS

Mereka berada di Hutan Lumut Merah, sebuah belantara tua yang dipagari oleh pepohonan bermetamorfosis, tumbuh di atas bekas medan perang Ranah Kekuatan kuno. ​Kabut tebal berwarna kelabu susu menggantung rendah, membatasi pandangan hingga hanya beberapa meter. Penciuman Kael segera menangkap aroma apek yang pekat, dominasi bau belerang dingin yang bercampur dengan fermentasi lumut basah—bau kematian spiritual yang mengudara. Udara lembab ini bahkan memiliki Pengecapan yang pahit dan metalik di lidahnya, seolah ia menghirup udara yang berkarat.
620 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Mercusuar

Mercusuar

“Duitnya kan cuma sepuluh juta. Jangan sok kaya deh.” “Segitu juga duit. Kalo buat beli lontong–” “Hah?…. Lontong?" potongnya cepat. Kening mulusnya langsung mengernyit membentuk garis-garis halus. "Lontong yang bagaimana? Aku sudah mahir memainkan semua lontong di dalam mulut. Termasuk pisang, terong, mentimun dan apapun yang berbentuk lonjong,” sindirnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Melupa Rasa

Melupa Rasa

"Kalau nama kakak? Sudah tahu kan?" Lyan mengangguk. "Abimana Hattala," sahutnya. Ia mengetahuinya dari KTP di dompet Abi yang ia temukan terjatuh di jalan. Demi menemukan sang empunya dompet, Lyan terpaksa membuka isinya demi mencari identitas pemiliknya. Namun alamat yang tertera justru sebuah alamat di luar kota. Karena kebingungan, Lyan pun pergi ke kantor kepala desa untuk melaporkan dompet yang ia temukan. Dan bersyukurnya, orang-orang di kantor kepala desa mengenal sang pemilik dompet. Yang ternyata salah satu mahasiswa yang sedang ikut kegiatan volunteering di desa mereka. Ya, desa mereka baru saja terkena bencana banjir bandang seminggu yang lalu. Ada banyak rumah dan fasilitas umum
108.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
The Curse of Esmelth

The Curse of Esmelth

jawab Lucien seadanya. Lucy terbangun dan mengerjapkan kedua matanya, ia melihat sekitarnya dan mendapati para esmelth miliknya yang lengkap. Kemudian Lucy melihat di mana kini ia berada, sekitar beberapa jam mungkin mereka akan sampai hutan Mu Shi yang terkenal dengan labirinnya. Hutan Mu Shi adalah hutan yang terletak dibawah kaki gunung Jian Mo. Hutan yang cukup luas dan sering memakan banyak korban.
1011.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai mulut ember
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status