Suami Perkasa
katanya pelan tapi tajam, “tapi bukan berarti bisa diperlakukan seenaknya. Mulut kurang ajar masih bisa saya maafkan. Tapi tangan nakal? Harus saya kasih pelajaran.”
Suasana kaku selama beberapa detik. Hanya suara erangan Rico yang masih terdengar lirih.
Lalu Dimas, dengan raut setengah panik setengah kagum, mulai bertepuk tangan. “Gila, Gar! Pembantu lo bukan cuma cantik dan jago masak, tapi bela diri juga jago! Ini mah paket komplit!”
Budi ikut menimpali dengan tawa kecil. “Serius, Gar, ini sih bukan pembantu. Ini bodyguard plus chef plus model. Gue salut, lo.”
Bab Populer