Samaran Terakhir
Tanpa menunggu jawaban, Viktor berbalik dan berjalan keluar, membiarkan pintu kedai tertutup perlahan di belakangnya, meninggalkan keheningan yang lebih dalam dari sebelumnya.
Adrian menatap amplop di tangannya, merasakan beratnya yang kini terasa lebih nyata. Ia membuka lipatannya perlahan, mengeluarkan selembar foto dengan simbol misterius yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Di bawahnya, ada sebuah kalimat yang tertulis rapi:
"Takdir hanya bisa ditulis oleh mereka yang berani menghadapinya."
Adrian menggenggam foto itu erat, napasnya tertahan. Dunia ini ternyata lebih rumit dari yang pernah ia bayangkan, dan petualangannya baru saja dimulai lagi.