Stupid Love With Crazy Bad Boy
Ia mengusap pipi Abit yang sudah terlelap dalam tidurnya, kemudian beralih mengusap puncak kepala Nasywa yang juga terlelap di samping kiri sang kakak, “Dan ini, Tsabitha Nasywa Shamilah,”
“Nama yang bagus,” Puji Fitri, lalu mengubah posisi menjadi menyamping agar bisa melihat Dhilla dengan jelas. Sekonyong-konyong, ia menggenggam kedua tangan Dhilla dan mendongak untuk melihat wajah Dhilla yang memang jauh lebih tinggi darinya, Fitri menatap Dhilla sendu, “Kamu pasti kesulitan selama ini, kamu hebat banget bisa melewati semua ini, Dhill. Kedepannya, jalan yang kamu lewati akan semakin terjal. Aku harap, kamu bisa melalui dengan baik,” Fitri menepuk pelan punggung tangan Dhill, yang hanya di
Bab Populer