Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Imperfect Partner

Imperfect Partner

tanya Hans sambil memejamkan matanya di bangku penumpang ketika masih dalam perjalanan menuju hotel. “Masih, Hans,” jawab Damar sambil melirik Hans dari posisi duduknya, di samping sopir. “Orang ngidam memang paling aneh. Lemon saja harus dibawa dari Indonesia, memangnya di sini tidak ada yang menjual buah itu?” batinnya menambahkan. Sesampainya di hotel, Hans langsung memasuki lift yang akan mengantarnya ke kamar diikuti Damar. Di dalam kamar Hans, Damar segera mengambil lemon dan mengirisnya menjadi beberapa bagian.
10104.0K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Dari aroma segar yang tercium, Bastian tahu bahwa minuman itu adalah lemon tea hangat. "Hai, Kak ... selamat pagi. Rea memasak khusus untuk kakak, loh! Enak tidak?" Reanna tersenyum, begitu manis. Selanjutnya ia meletakkan lemon tea hangat buatannya di atas meja. "Yah, lumayan." Bastian menjawab sebiasa mungkin, lalu mulai menyendok nasi ke dalam piringnya. Ia akan memulai sarapannya tanpa banyak berkomentar.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Sapa Bartender ramah, tangannya sibuk dengan berbagai botol. "Hey, aku Caroline. Boleh minta minuman ringan?" Mark tersenyum manis, lalu menyodorkan segelas minuman berwarna biru. Cantik sekali warnanya, terkena lampu bagaikan cahaya neon. Caroline menyeruput sedikit minumannya, rasa asam segar dengan aroma lemon dan terasa hangat saat di tenggorokan. "Hmm enak, apa nama minuman ini?" tanya Caroline memutar - mutar gelasnya, warna biru terangnya berpendar.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

“Minumlah selagi hangat.” Naura mengangkat kepala dengan tatapan yang penuh keterkejutan sekaligus kehangatan. Ia menerima cangkir itu dengan kedua tangan, membiarkan uap panas menyentuh wajahnya sebelum mencium aromanya. Senyum kecil mulai terbentuk di sudut bibirnya. “Ada madu dan lemon?” Reval hanya mengangkat alis. “Tentu saja.”
1037.3K viewsCompletedAdded to Library 970 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Hello, Hot Papa!

Hello, Hot Papa!

Alhasil, ia gagal memberi Kirana kejutan. Tuan Sasmita berdiri di dekat danau yang berada di sekitar taman kota. Ia menunggu Reisqa datang dan menceritakannya. Emosinya sudah berada di atas kepala, tinggal menunggu untuk ia luapkan saja. "Selamat sore, Papa!" sapa Reisqa. Perempuan itu mendekat ke arah tuan Sasmita yang berkacak pinggang dan terlihat khawatir.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Satu Malam Bersama Duke

Satu Malam Bersama Duke

Aroma jahe dan lemon yang segar langsung memenuhi ruangan, sedikit mengusir bau apek khas penginapan tua. Marta masuk dengan langkah hati-hati, membawa nampan berisi teko keramik yang mengepul. "Minumlah ini selagi hangat, Nona," ujar Marta lembut, meletakkan nampan di meja kecil samping tempat tidur. Ia membantu Sienna duduk bersandar pada tumpukan bantal. "Saya meminta pemilik penginapan merebus jahe merah. Ini akan membantu menenangkan perut Anda."
9.951.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Janji Setia

Janji Setia

Ia membawa ikan goreng asam manis, bakpao dan sambal botol buatannya sendiri. “Wah, daging dalam hot pot,” gumam Nuwa ketika melihat hidangan di atas meja makan rumah Naima. Wanita berambut kemerahan itu tahu kalau makanan Jepang agak-agak mirip dengan makanan yang disukai Nuwa. “Ini untuk Bibi sekalian.” Nuwa menyerahkan kotak bekal berisikan hidangan buatannya. Selain sambal dalam botol dan bakpao tanpa isi.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Dengan langkah terseret—seolah-olah sedang menjalani hukuman—Nayla masuk ke bathtub, lalu… “AW! Hot banget!!” jeritnya sambil mengangkat kaki cepat-cepat. Leo menahan tawa sambil mengaduk airnya. “Hot? Aku? Iya, aku emang hot, Nay." Ia sengaja menggigit bibirnya lambat-lambat. “Ini panas, LEO!” Nayla meringis sambil kembali memasukkan kakinya perlahan, lalu menjerit kecil lagi saat punggungnya menyentuh air.
9.8132.6K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

Akhtar ikut memersilakan. “Saya minum, ya. Ayo, Dik. Bismillah,” ajak Kiai Yassir kepada istrinya. “Masyaallah, enak. Tenggorokan langsung hangat dan ada seger-segernya,” puji Kiai Yassir. “Inggih, Bi,” sahut Bu Nyai Yassir membenarkan, “bahannya apa saja, Ning?” “Hanya jahe, lemon, dan madu, Bu Nyai. Jika suka manis mungkin bisa ditambahi gula,” jawab Arisha dengan seulas senyum. Ia senang tamunya menyukai wedang buatannya.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
A bittersweet life

A bittersweet life

Naya mengambil kembali piringnya lalu makan, sesekali dia melirik Leon yang sedang makan didepannya, begitu pun dengan Leon yang curi-curi pandang kepada Naya. Setelah selesai makan, Naya mengambil salep di laci meja rias, sedangkan Leon meletakkan piring keluar. "Ini apa?" tanya Leon menunjukkan suatu bungkusan. Naya menyipitkan matanya, "Siapa yang kasih?" "Adit, katanya dari Nara." "Ohh itu untuk perut, sini biar aku pakai." ucap Naya mengambil bungkusan dari Nara. Itu adalah kompresan yang mengeluarkan rasa hangat yang di letakkan di perut, untuk pereda sakit perut.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as naruhina hot lemon
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status