Pernikahan Politis
Akhtar ikut memersilakan.
“Saya minum, ya. Ayo, Dik. Bismillah,” ajak Kiai Yassir kepada istrinya. “Masyaallah, enak. Tenggorokan langsung hangat dan ada seger-segernya,” puji Kiai Yassir.
“Inggih, Bi,” sahut Bu Nyai Yassir membenarkan, “bahannya apa saja, Ning?”
“Hanya jahe, lemon, dan madu, Bu Nyai. Jika suka manis mungkin bisa ditambahi gula,” jawab Arisha dengan seulas senyum. Ia senang tamunya menyukai wedang buatannya.
Hot Chapters