Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menggunakan kenangan-kenangan pahitnya sebagai senjata, menciptakan badai keputusasaan yang menghantam Nara. "Aku melihat ibuku mati di depan mataku karena aku tidak cukup kuat!" teriak Fallen Nara. "Aku melihat Nuranisfera hancur karena aku terlalu banyak memberi kebebasan pada orang lain! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi!"
967 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as naruto sad moment
Read
+Library
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

Rara masih asik bertelepon menggunakan bahasa Jepang yang aku sendiri tak tahu artinya, tetapi terlihat dari wajahnya ia begitu senang sekali, baguslah ia sudah melupakan Azen, meski mungkin hanya sesaat. Setelah selesai menelpon Nara menghampiriku duduk di ranjang bersama. Tiba-tiba ia menangis dalam pelukanku. “Sakit sekali Bulan,” ucapnya dengan suara yang begitu pilu, ia pasti merasa begitu kecewa dengan Azen. “Maaf Ra, seharusnya aku mengatakan semuanya sejak dulu.” “Aku yang bodoh, kenapa aku begitu mencintainya, rasa dadaku begitu sesak.”
6.5K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Milky Legends

Milky Legends

Nijiro yang mendengar perasaan Nina menangis dan kepalanya bertengger didadanya yang wow. “Maafkan aku, Nina Chan..” Nijiro akhirnya menjadi pria yang rapuh. “(Apakah ini disebut kisah cinta seseorang? Aku iri banget),” Saito yang jomblo hanya bisa gigit jari melihat adegan aduhai mereka. “(Akhirnya aku bisa merasakan kehangatannya),” Nina bergumam dalam hati dengan wajah memerah sembari membelainya dengan sangat lembut.
9.811.0K viewsOngoingAdded to Library 428 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

"Oh … iya, maaf sudah terlalu lama." Di luar, hujan turun deras. Nara berdiri di trotoar dengan gaun hijau yang kini terasa terlalu indah untuk malam yang berakhir sunyi. Ia memeluk tubuhnya sendiri, kedinginan. Rasa kecewa menggigit lebih tajam dari udara malam. "Kenapa aku selalu begini? Menunggu seseorang yang bahkan tak tahu aku menunggunya."
10707 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Matanya seolah menatap Naira dengan duka mendalam, sebelum tubuhnya runtuh jadi abu hitam. Naira terengah-engah, napasnya memburu, tangannya gemetar memegang keris yang kini padam. Air matanya jatuh tanpa henti. “Maaf… maafkan aku… aku tidak punya pilihan,” bisiknya. Kabut di sekitar mereka mulai surut. Lumpur hitam berubah jadi lantai batu retak. Tapi bau gosong masih menyelimuti.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

suaranya pecah lagi, “dadaku sesak sekali. Aku cuma bisa nangis. Aku nggak bisa berpikir apa-apa.” Ia menggeleng pelan. “Kalau waktu itu aku masih mencintai Anais, mungkin aku sudah lebih hancur dari itu.” Kinara mengulurkan tangan, menyentuh rambut Niro, lalu mengusapnya pelan. Gerakan sederhana, tapi hangat. Ia membiarkan lelaki itu menangis. Selama ini Niro selalu tampak kuat, seolah mampu menertawakan apa pun. Melihatnya runtuh seperti ini terasa asing, tapi juga jujur.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Terjebak Cinta Cowok Culun

Terjebak Cinta Cowok Culun

"Ibu juga udah tenang di atas sana." Entah Nickey harus bereaksi apa, yang pasti batinnya merasakan hal yang sama. Rasa kehilangan, sedih, kecewa, dan marah bercampur menjadi satu. Sorot mata Nayrapun mengisyaratkan kekecewaan yang begitu kentara saat melewatinya. "Maksudnya?" Nickey pura-pura tidak tahu. "Masa kamu nggak ngerti?" Nayra menghembuskan nafas berat, berlutut di samping meja guna menuangkan tehnya dari teko ke gelas. "Ibu aku udah meninggal."
9.331.7K viewsCompletedAdded to Library 920 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Istri Rahasia Kesayangan CEO Duda

Istri Rahasia Kesayangan CEO Duda

maki Nara apa adanya. Neo memandang perempuan di depannya sendu. "Maaf, aku terlalu bodoh untuk menyadari perasaanku sendiri. Karena kebodohanku, aku malah menghancurkan hubunganmu dan Naya," ucap Neo tulus dan penuh sesal. Bukannya marah, kali ini Nara malah meninju lengannya sambil terkekeh geli. "Akhirnya kau sadar seberapa breng seknya dirimu!" cerca Nara kelewat senang.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as naruto sad moment
Read
+Library
I Love You Mr. Muren

I Love You Mr. Muren

balas Aruhi, memberanikan diri untuk menatap wajah Muren, meski rasa gugup kembali menyerangnya. "Moment?" "Yah, moment di saat Anda melintasiku dengan wajah yang terlihat muram dan kedua sorot mata yang di penuhi oleh kesedihan." Muren terdiam. Ia juga mengingat moment itu, di mana saat harinya tengah di penuhi oleh kesedihan. Dan seharusnya ia melupakan Moment itu. Namun, tidak ia lakukan, sebab di dalam moment itu, ada Aruhi di dalamnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as naruto sad moment
Read
+Library
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

ujar Lee Sin terus memohon maaf padaku. "Aku bilang pergi! Aku tidak mau kau ada di sini. Pergi!!" Aku terus mendorongnya keluar. Tanpa sadar, airmata menetes sedikit demi sedikit di pipiku. Perasaan yang begitu kesal dan kecewa. Hanya aku yang merasakan ini semua. Hanya aku.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as naruto sad moment
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status