تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Belahan Jiwa untuk Naya

Belahan Jiwa untuk Naya

Tanganku dengan gesit menyelesaikan sentuhanku hingga suara Wira menginterupsi meminta kami istirahat sejenak, dia bahkan menyiapkan makanan sekedar mengisi perut. Aku kembali menyapu pandangan, mencari keberadaan Naya. Dia duduk agak jauh di sana. Ponselku berdering lebih dulu saat aku hendak menghampirinya. "Iya, Ga?" "Kakak masih di lokasi 'kan? Yoga ngirim kopi buat teman-teman Kakak pakai gojek. Tanda terima kasih buat Kak Wira sekalian untuk testi."
2.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 56 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Adinda menjulurkan lidah. "Dasar, nakal!" umpat Sena. Setelah tiga kali putaran, pembalap dengan motor ninja hijau keluar sebagai pemenang. Sena bersorak diantara kerumunan penonton. Tentu saja Sena merasa senang menang bertaruh. Mencolek dagu Adinda genit, Sena tersenyum lebar. "Cihuy... Jagoan aku menang kan, Yang? Siap-siap entar malam aku tagih imbalannya."
1010.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 326 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Tawa meledak seketika di ruang guru. "Astaga! Dia sampai nyebut loh." Bu Diva tertawa gemas. Nisa hanya mampu menggaruk belakang kepalanya yang tertutupi jilbab. Ia lega ternyata dipertemukan dengan orang-orang yang baik. Nisa mengira akan bertemu dengan rekan kerja yang persis dengan rekan kerjanya di LBB Mentari, beracun! Makanya ia terus saja merasa resah sebelum Hanum membuka obrolan barusan.
102.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 69 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

"Jangan menangis, lusa kita akan pergi ke Sydney. Kita tidak pernah tahu apa rencana Tuhan tapi tidak ada salahnya mencoba." Celia mengangguk lalu memeluk Raleigh. "Maafkan aku yang selama ini begitu kasar." Raleigh melonggarkan pelukannya lalu mengusap air mata Celia. Kemudian mengecup kedua mata biru indah Celia yang selalu menarik untuk dilihat. "Kamu segalanya Celia, aku sangat mencintaimu."
7.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 154 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Ditolak Sopir Miskin

Ditolak Sopir Miskin

Meskipun tanpa vocal, lagu Ya Habibal Qalbi milik Nisya Syabian mampu membuat hati dan pikiranku tenang. Setiap petikan gitarnya, mampu membuatku hanyut dalam irama. Setelah malam ini, kupastikan rasaku semakin menjadi untuk pria yang bernama Fajar itu. Aku memperhatikan setiap gerakan Fajar diiringi musik ini, cara dia tersenyum, cara dia menyapa orang-orang, cara dia bertanya, cara dia tertawa, entahlah, semua yang ada pada Fajar terlihat sempurna di mataku.
1011.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 434 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Dokter Obgyn itu Suamiku

Dokter Obgyn itu Suamiku

Matanya tak sengaja bertemu sebuah buku sketsa kecil. Buku itu mengundang rasa penasaran Nabila. Tanpa sadar, tangannya membuka buku itu. Lembar demi lembar. Hingga mendekati pertengahan. Sebuah gambar sketsa wajah perempuan berhijab yang tersenyum. Di pojok kiri bawah terdapat sebuah tulisan dengan huruf Arab. “Na-bi-la Ai-syah…” Nabila membaca tulisan huruf Arab itu dengan hati-hati. Ia tersentak. Dibacanya lagi. Benar, tidak salah. Tulisan itu adalah nama lengkapnya.
102.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 85 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Berjuang Napas Kembali

Berjuang Napas Kembali

Aku lalu mendongak dan bertanya padanya, "Kiky, apa benar kamu tinggalkan mainanmu di sini? Aku tidak menemukannya, seperti apa bentuknya?" "Mobil itu berwarna emas, Bibi. Tolonglah." Aku pun menggertakkan gigi dan menyelam ke dalam air lagi. Entah berapa lama kemudian, aku mendengar suara kakakku, "Kiky, apa yang kamu lakukan di sini?" "Bu, aku sedang permainkan dia." Suara Kiky terdengar nakal, "Ibu benar, asal aku meminta, dia bersedia melakukan apa saja untukku."
5.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 145 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

teriak Nara di tengah perjuangannya menahan Nihilus. Nari berdiri di kaki menara. Ia memejamkan mata. Ia tidak memainkan lagu tentang kebahagiaan. Sebaliknya, ia memainkan melodi tentang kegagalan, tentang rasa sakit saat kehilangan ibu Nara, tentang rasa haus di padang pasir, dan tentang sunyinya meja tulis Nara di malam hari yang dingin. Ini adalah Simfoni Kegagalan.
770 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 26 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Ada 12 mode getaran. Desain bionik yang bisa memberikan sensasi seperti lidah. Higienis dan mudah dibersihkan. "Ada juga mode senyap, cocok buat kamu." Itulah penjelasan dari Ben padaku. Aku malu bukan main, rasanya tak sanggup menatap siapa pun! Sepertinya di mata Ben, citraku sebagai wanita haus gairah sudah tak bisa dihapus lagi! "Aku nggak mau!"
17.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 393 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
Petaka Menikah Muda

Petaka Menikah Muda

pinta Hana saat Raka kembali berpamitan. “Suamimu enggak selemah itu, Sayang.” “Jangan sombong, ingat satu hal Abang bukan nabi Jirjis yang atas kuasa Allah, dibunuh 70kali tetapi masih tetap hidup. Jadi jangan pernah menyepelekan senjata tajam.” “Astaghfirrullah, Sayang.”
107.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 170 مرة ضمن nasab nabi lirik
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
456789
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status