Lima Samurai Batavia
Fadjar menggelengkan kepala, “aku curiga mereka semua bukan hanya sekedar penjaga toko. Apalagi, orang-orang yang sering mengangkut beras ke dalam toko itu, kelihatannya bukan orang Nippon. Aku pernah menguping pembicaraan dua pekerja kasar mereka dan mereka tidak berbicara menggunakan Bahasa Jepang,”
“Yaaa, siapa tahu itu bahasa daerah. Bahasa Jawa Halus jauh berbeda dari Bahasa Indonesia,” Poernomo terus membalikkan pernyataan Fadjar.
“Bukan hanya itu saja,” Fadjar mengeluarkan lipatan kliping selebaran media cetak dari sakunya, “Ini media Belanda yang pernah Dokter Barend berikan padaku. Katanya, Nippon sedang berjaya di Asia Pasifik sana. Dia menjajah Korea, Cina, dan diperkirakan wilaya
Sikat na Kabanata