Ketika Mas Gagah Tiba
Dari voli, main bola, badminton, lari, dan semua jenis cabang olahraga dia sepertinya suka.
Pernah satu ketika aku menonton dia main bola di lapangan. Sebelum dimulai, biasanya para pemain melakukan pemanasan dulu dengan berolahraga ringan. Waktu itu, aku sudah stand by di sisi lapangan. Nata melihatku. Selama pemanasan dia terus saja melihatku. Bahkan di sela-sela permainan, sesekali matanya tertuju padaku. Aku coba pindah tempat, dan dia masih melakukan hal yang sama. Aku sudah curiga kalau dia sepertinya menyimpan perasaan, tapi tidak pernah bicara. Hanya membuli doang dengan memanggil burik. Sekarang, panggilan itu malah jadi terasa lucu dan spesial.