Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hello Mr. Niko

Hello Mr. Niko

Dia merasa kalau kali ini Niko akan menyerah. “Nenek, itu tidak mungkin!” suara Niko yang tiba-tiba membuat semua orang terkejut, terutama nenek menatap Niko dengan sorot mata tajam. Nenek menghela napas dalam semua orang bisa melihatnya, kalau nenek sedang marah dan tidak suka dengan apa yang baru saja Niko katakan.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Gadis Lugu Pilihan Nenek

Gadis Lugu Pilihan Nenek

Huffttttt. "Bima berangkat, Nek." Kucium kening Nenek dengan hangat. Buru-buru aku pergi ke kantor. Sebelum pembicaraan tentang Lika bertambah panjang. "Jangan lupa makan siang, Bim. Nenek sayang kamu," ucap Nenek lembut. "Bima juga sayang Nenek." 🌸🌸🌸
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Sentuhan Mama Muda

Sentuhan Mama Muda

Nenek Laura langsung menyambutnya dengan wajah tua, tetapi masih memiliki stamina lebih jika digunakan oleh berceloteh ria kepada cucu-cucunya, membuat suasana selalu ceria. "Maaf, Nek. Aku harus menemui meninjau proyek dulu tadi!" ucapnya seraya memeluk tubuh sang nenek, lalu memerlihatkan paper bag di tangannya. "Lihat apa yang kau bawa!" "Cih, untuk wanita tua sepertiku hadiah seperti itu tak lagi menarik. Mana kekasihmu?" Wanita tua itu memukul dada bidang cucunya dengan cukup keras.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Dengan semangat dia mengguyur air ke tubuhnya, hingga terlupa akan pesan Nek Miya untuk berdoa terlebih dahulu. "Tehnya sudah habis, Nenek pulang ya Sari," kata Nek Miya, dia langsung bangkit dari duduknya. Dia tau, pasti si empunya rumah akan banyak bertanya. Nek Miya memang punya sedikit kelebihan, dia bisa melihat yang tak bisa dilihat orang lain. Tapi tak banyak orang mengetahui hal ini, karena Nek Miya juga tak sesumbar akan hal itu.
9.312.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Aku mengangguk setuju. Aku menghela napas panjang. Apalagi ini aku sudah bilang ukuran 32. Kenapa pula banyak dijejer benda itu di depanku? Geli rasanya. “Mau yang biasa, yang grade?. Yang biasa made luar negeri atau grade luar negeri.” “Mbak saya mau satu aja yang ini. Paling murah kan?” Aku tunjuk yang biasa. “Oh, oke.” Gadis itu tampak kecewa. Dia berjalan menjauhiku untuk membungkus pesanan.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

L’oiseau que tu croyais surprendre Battit de l'aile et s’envola. L’amour est loin, tu peux l’attendre. Tu ne l’attends pas, il est là. Tout autour de toi, vite vite, Il vient, s’en va, puis revient. Tu crois le tenir, il t’evite. Tu crois l’eviter, il te tient. L’amour! L’amour! L’amour! L’amour! L’amour est enfant de Bohême, Il n’a jamais jamais connu de loi.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Cantik Yang Disembunyikan

Cantik Yang Disembunyikan

“Kami dari rumah depan. Baru pindah. Ini… ibu kami nitip makanan. Katanya buat kenalan.” Nenek itu mengangguk pelan. “Oh… tetangga baru, ya.” Leo maju setengah langkah, mengangkat wadah itu sedikit. “Ini rendang, Nek.” Nenek menerima wadah itu tanpa banyak ekspresi berlebihan. “Terima kasih. Nanti nenek sampaikan.” Kai tersenyum kecil. “Iya, Nek.” “Nama kalian siapa?”
582 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

“Tidak perlu, Nek. Aku tidak menginginkan imbalan.” “Ayo ambillah, maafkan aku yang sudah tua ini tidak bisa memberimu balasan yang baik. Aku hanya tidak ingin berhutang budi kepada siapapun semasa hidup. Aku hanya ingin mati dengan damai,” ucap Nenek itu. Feli memberanikan diri untuk mengangkat wajahnya dan menatap mata Nenek yang berdiri di hadapannya ini, tak lama setelah itu senyum mengembang terbit di wajah cantik Feli.
680 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
RANJANG PANAS KAKAK IPAR

RANJANG PANAS KAKAK IPAR

Uhuks Uhuks "Nek cukup, Nek! Sudah ya, Nek! Jangan diteruskan lagi! Nenek sudah sesak. Istirahat saja ya, Nek! Nanti kalau sudah pulih kita bicara lagi," kata Zoya tetapi Nenek menggeleng kepala. "Waktu Nenek sudah tidak lama Zoya. Titip Gama!"
10108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai nenek chiyo muda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status