KSATRIA TIGA JAMAN
Pemuda itu memandanginya dengan pandangan ragu, tetapi nenek itu terus saja meneriakinya
"Cepat sembelih dia, sudah lama aku tidak memberikan tumbal kepada penunggu hutan ini. Jika tidak segera diberi tumbal, kesaktianku akan hilang!"
Sial, nenek tua itu sudah mengetahui siasatku. Huuh, kenapa nenek sihir itu harus ada di sini? Batin Ra Kembar dengan kesal.
Pemuda itu lalu mengangkat goloknya, ketika goloknya sudah hampir sampai di leher Ra Kembar, tiba-tiba tangannya terasa kesemutan sehingga goloknya terjatuh di tanah.