Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Akan Miskin, Mas!

Kamu Akan Miskin, Mas!

Kafka dan Bang Tirta diam saja, hanya menunggu aku yang menghubungi. "Halo, Sayang. Kalian udah ketemu sama mereka, kan? Gimana tanggapannya?" "Papa mana, Ma?" tanyaku pelan. "Hah?! Kok nelepon Mama malah nanyain Papa? Kalau gitu, kamu telepeon Papa aja tadi." Mendengar itu, aku menghela napas pelan. Harus banyak sabar kalau berbicara dengan Mama. "Aku butuh Mama sama Papa. Ada informasi penting. Tolong, Ma."
8.5241.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

ucapnya sembari mengusapi pipi sang anak. Sagara menganggukkan kepalanya dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “Aku juga kangen sama Mama. Udah lebih dari enam bulan Mama mengalami gangguan jiwa. Nggak ingat sama sekali ke aku, bikin aku sedih dan nggak tau harus apa.” Mayang menitikan air matanya. “Maafkan Mama, Nak. Maafkan Mama,” ucapnya penuh sesal. Ia kemudian menundukkan kepalanya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Hadiah Pahit dari Suamiku

Hadiah Pahit dari Suamiku

Kalau aku matikan telpon ini sekarang, kira-kira Mama bakal mengamuk tidak? * Terlambat sudah bagiku untuk menghindar dari Mama. Suara cemprengnya sudah terdengar memekakkan telinga. “Halo, Naira. Ini Mama. Mama mau kasih tau kalau di rumah udah ada pembantu!” ucap Mama sedikit berteriak. Aku harus sedikit menjauhkan ponsel dari telinga dibuatnya. “O-oh, iya, Ma. Mas Andra udah bilang tadi,” timpalku. Dalam hati berdoa semoga Mama tidak memperpanjang obrolan.
1042.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Sahabat Jadi Cinta, Why Not?

Sahabat Jadi Cinta, Why Not?

“Setiap orang memperlihatkan kasih sayangnya dengan cara yang berbeda, Nak.” Nadira mengangguk. “Dira ngerti kok, Ma. Mama mau pulang?” “Cuma mau ngambil HP tadi. Mama sama mau tidur sini, quality time sama Ibu, mumpung ayahmu juga lagi pergi.” “Yaudah, Mama masuk aja. Aku yang ambilin. HP-nya Mama ada dimana?” “Nah, itu, Mama lupa.” Shinta meringis. “Kalo gitu nanti aku yang cari, ada Mas Rheyner juga ‘kan?”
1029.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

“Ayolah.” “Nggak bisa, Ma.” “Kamu sayang Mama kan?” “Sangat.” “Nah itulah. Kamu itu ganteng lho.” “Ngerti, Ma.” “Ya udah. Lakukanlah.” “Noooo. Please, Mama.” “Mama udah nggak tahan. Apa Mama yang perlu cariin di sini?”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Anak Kembar yang Dibedakan

Anak Kembar yang Dibedakan

“Mama takut?” “Mama malas berurusan dengannya.” Mama hanya tak mau disalahkan dengan kepergian Sabia. Apalagi Papa begitu menyayanginya. Bagaimana jika Papa tahu Sabia tak di rumah Mama? “Mana ponsel kamu?” Mama menyodorkan tangannya. “Untuk apa, Ma?” tanyaku. “Untuk mengunggah foto itu. Kamu terlalu lama.” “Nggak. Biar aku sendiri saja.”
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Yang Kuabaikan

Pesona Istri Yang Kuabaikan

ucapnya sambil mengusap lenganku. "Kalau bangga kenapa nangis?" tanyaku. "Mama gak nangis, cuma keluar air mata," jawab Mama sambil mengusap pipinya. Astaga, Mama, mau ngelawak atau bagaimana. "Ngapain Mama maksa masuk ke kamar Nata?"
9.9946.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.6K kali sebagai ngapain mama
Tampilkan Ulasan (171)
Baca
+Pustaka
DA DM
Cerita ini berbeda dengan cerita romansa yg lain yg kdg menonjolkan adegan2 panas hanya untuk menarik pembaca,, cerita ini dikemas manis,menyentuh, dan sopan. membayangkan cerita ini diangkat mjd film, dan ost. nya lagu *penjaga hati*.....sukses ya author,,
Husmiati Abdullah
setiap babnya selalu bikin penasaran membaca bab selanjutnya, ini bisa jadi pelajaran bahwa kecantikan yang hakiki itu adalah sikap dan akhlak, banyak orang berpendapat bahwa cantik secara fisik itu segalanya tetapi cantik yang sebenarnya adalah kecantikan jiwa dan ruhnya
Baca Semua Ulasan
Terpikat Pesona Dokter Hot

Terpikat Pesona Dokter Hot

Begitu tersambung aduannya langsung meluncur. "Hhuuuaaa ... Mama, kenapa hidup Anggie begini?!" "Ada apa sih, Nngie? Teleponmu menggangu Mama saja! Dan kenapa kamu menangis serta cengeng sekali tidak seperti biasanya?" Kesal Mamanya disertai keheranan diseberang telepon sana seteleh berdecih. "Aku nggak cengeng Mama!" Protes Anggie. "Kalo gak cengeng mengapa telepon begitu tersambung langsung nangis bukannya bilang 'hallo, Anggie yang cantik manis membutuhkanmu' bukannya gitu biasanya?" Celetuk Mamanya adanya.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

"Apa itu?" "Papa meninggal karena apa, Ma?" Yeona terdiam. Matanya membelalak dengan otak yang berpikir dengan keras. "Kenapa dia bertanya seperti itu, Sayang?" "Katanya, mama 'kan masih muda dan jelas papa juga masih muda tapi kenapa papa bisa meninggal?"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Gadis Pengganti

Gadis Pengganti

Dia langsung menekan icon berwarna hijau agar panggilannya tersambung. "Ya, halo?" 'Halo sayang, kamu sedang apa?' "Aku gak lagi ngapa-ngapain, Ma. Lagi diem aja di kamar sambil baca buku. Mama ada apa menghubungiku?" 'Kamu ini, memangnya harus ada apa-apa dulu gitu baru Mama menghubungi kamu?' Kamea terkekeh pelan. "Enggak. Bukan gitu maksudnya. Ya, kan siapa tahu Mama sedang ada perlu sama Kamea," ujarnya pada Mama Anita.
9.957.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ngapain mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status