Pembalasan Sang Dokter Jenius
Saat melihat sebuah warteg kecil, Joko masuk ke dalamnya.
"Ayo, Nak, masuk! Silakan duduk!" sambut ibu pemilik warung dengan suara ramah dan penuh semangat. Ia bergegas mengambil lap dan mengelap meja yang sebenarnya sudah bersih. "Mau makan apa, Nak? Pilih saja, semuanya baru matang."
Joko meletakkan ranselnya dan menunjuk beberapa lauk di etalase. "Nasi rames, Bu. Pakai orek tempe, tumis kangkung, sama ayam goreng."