Cinta Yang Salah
Aku minta maaf Kak, aku tidak bermaksud menyakiti hatimu lagi, tapi aku tidak mau terlihat kalah dan lemah di depanmu, hatiku bertolak belakang dengan kata-kata yang keluar dari bibirku.
"Terserah, kamu. Memang ya, keturunan itu tak jauh dari bibitnya," sindir Kak Novi entah apa yang dimaksudkannya, kemudian perempuan itu membuang napas kasar, sembari memutar bola matanya, "Silahkan kau ambil! Kalau kau mau, aku juga sudah tak sudi menerima lelaki seperti dia, yang hanya menginginkan kepuasan dan nafsu birahi saja.