Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

"[Aisya, aku mau bertemu. Kamu dimana?] Sekali lagi kukirimkan pesan. Hasilnya tetap sama. Pesanku tidak dia balas. Aku yang saat meninggalkan rumah Rivan dengan emosi, merasa emosiku tersulut lagi. Bisa-bisanya dia nongkrong disaat aku memikirkan bagaimana membawanya pulang ke rumah. "Kamu lelaki pertama kukenali yang brengsek, Raka!" Tatap Rivan. "Kamu sadar tidak pengorbanan apa yang dilalui istri kamu? dia rela loh, tubuhnya mau berubah demi mengandung anak kamu." Ucap Rivan lagi. Wajahnya tak ramah seperti awal aku datang. "Ucapan kamu persis teman aku Hamka." "Yah, itu artinya teman kamu waras! menghargai pasangannya. Tidak seperti kamu. Coba pulang nanti, tahan rasa lapar kamu sampai
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

“Tapi kamu berbeda, Daffin. Kamu pria dari keluarga Sadana yang dihormati orang-orang. Walau mereka jahat dan tercela, tapi kamu adalah orang yang baik dan bersih. Kamu adalah bintang dan bulan yang bercahaya di atas langit. Aku hanya angsa tak bersayap yang mengintip keindahanmu dari celah daun, mengagumimu dalam senyap.” Permukaan es hancur, remuk redam menjadi ribuan serpihan yang bersinar. Lelaki yang masih terbaring di hadapannya masih begitu rendah diri menyatakan keikhlasan buta ini. Adhira yang dia sayangi dan perjuangkan, mengapa dia malah memintanya untuk menyerah? “Hira, berapa umurmu saat kamu pertama kali dijebloskan ke penjara?”
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Tertipu Masa Lalu

Tertipu Masa Lalu

"Ya, tidak ada yang memiliki ini. Ini peninggalan istriku." Mata Delano terbelalak, ia bahkan seperti disambar petir di pagi hari. Ia menelan salivanya, disertai jantungnya berdegup kencang. Pikirannya kembali ke masa lalu saat pertama kali ia datang bersama sang ibu di kota itu. — To be continued — Gimana? Berdebar gak sih baca chapter ini? Ikuti terus keseruan kisahnya ya Genk.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

"Ahaha iya" "Kamu udah sering ngedaki gunung?" "Lumayan sih" "Udah berapa gunung?" "Lupa, tapi pernah daki gunung dempo, cermai, gunung ini juga udah pernah" "Waduh senior, nih" "Sungkem sama senior" "Hahaha, gak lah" Kami berbincang sambil sesekali tertawa. "Tuh, Bryan dia juga senior" "Apaan sih Malik, gak seru ah bocorin kedok orang"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Sehingga Lili kini hanya bisa menjerit kesakitan. Darah segar mulai keluar dari pangkal paha sang gadis. Kini selaput dara itu telah robek hancur dan tak berbentuk. Lili hanya bisa menangis menanggung rasa sakit dalam tubuhnya dan juga dalam rasa sakit dalam hatinya. Lili sudah bukan perawan lagi. Kakek tua itu telah mengambil semua hal berharga milik gadis itu. *** Hallo kakak ini Novel terbaruku di Goodnovel, semoga sahabat suka.
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
DIAM-DIAM MENCINTAI SUAMIKU

DIAM-DIAM MENCINTAI SUAMIKU

Tak ayal juga nasi terkadang terkeluar dari mulutnya tanpa ia sadari, dan setelah melihat itu semua, ia segera menghentikan makannya, lalu kembali menggerutu. "Nungguin dia makan, dan aku makan sisanya, itu bisa bikin aku mati kelaparan. Huh, dasar, perempuan pucat!" Tidak lama terdengar suara seorang perempuan dari ruang tamu, dan dengan tergesa-gesa Delia membersihkan meja makan, lalu mencuci piring bekasnya tadi. Ia segera mendatangi suara perempuan tadi. Ternyata Dani datang bersama ibunya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Sebuah suara pria yang hangat dan familier juga terdengar di telingaku. “Lukamu belum benar-benar pulih. Jangan bangun dulu.” Aku menatap ke arah sumber suara itu. Seketika aku tertegun, lalu mataku memerah. “Bagas, apa itu kamu?” Bagas, dialah sosok misterius yang aku kirimi pesan minta tolong sebelum aku pingsan. Dia adalah teman masa kecilku, sekaligus pernah menjadi orang yang menyukaiku. Dulu, di antara dia dan Omar, aku memilih Omar. Setelah aku membuat pilihan itu, Bagas melepaskan aku dengan lapang dada. Agar tidak terus terjebak kenangan, ia terbang ke luar negeri dan mendoakan kebahagiaanku dari kejauhan.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

Pertemuan pertama di Bali, lalu bagaimana mungkin bertemu lagi di Gresik ini? “Ini kayak cerita novel nggak sih? Dulu aku suka mem-bully penulisnya, kenapa bisa membuat plot sengawur itu. Lah, sekarang aku kayak kena tulah, malah ngalami sendiri.” Nawa membatin. Brama terlihat ramah. Ia menyalami satu per satu semua staf yang menyambutnya sambil tersenyum. “Mohon kerja samanya.” “Semoga kita jadi tim yang baik.”
9.945.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

"Mas... mas, masa kita harus akrab dengan mantan! Jangan sampai lah, Mas. Bukan maksudku untuk memutuskan silahturahmi, tapi berteman harus memilih juga. Apalagi dia kan mantanku, aku harus menjaga perasaan kamu juga, Mas. Mas itu suamiku, matahariku. Jangan sampai sinar di matamu redup karena dia, aku enggak mau! Aku bisa apa, kalau duniaku gelap?" Raka terkekeh mendengar Kanaya yang akhir-akhir ini menjadi puitis. "Kamu itu mau saingan ya sama Dillan?" "Dillan itu siapa?" tanya Kanaya. "Itu yang sering gombalin Milea, di novel yang lagi hits," sahut Raka.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Dia berusaha mencairkan suasana agar tak canggung. “Kenapa kakak tak pantas mellow? Apa salahnya kalau kakak mellow? Kakak juga manusia biasa yang bisa merasakan sedih.” sahut Revan lirih. “Jangan mellow kak berat, biar Archand saja.” tukas Archand dengan menirukan nada bicara Dilan terhadap Melia. Dilan merupakan idolanya saat masih remaja, dia selalu meluangkan waktu untuk menonton film favoritnya itu.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai novel dilan yang bersamaku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status