Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

"Udah gak apa-apa, Bim. Aku sudah melupakannya, tapi lain kali bilang dulu kalau ada apa-apa jangan seperti kemarin." Aku mengangguk lega. "Iya, Mbak. Terima kasih," Perjalanan berlanjut, hujan mulai reda, matahari sore mulai terbenam. Pemandangan pegunungan Bandung semakin dekat, udara dingin menyusup lewat jendela. Kami membicarakan tentang makanan khas Bandung yaitu sate maranggi, batagor, dan rencana makan malam.
1081.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Cahaya di Bandung

Cahaya di Bandung

Bandung, dengan budaya dan kehidupan perkuliahan yang kaya, memberikan warna baru dalam lembaran hidupku. Setiap malam, di bawah langit Bandung yang penuh bintang, kami duduk di teras kos-kosan, berbagi cerita dan impian. Jihan, yang awalnya terlihat misterius, mulai membuka diri dan berbagi pengalamannya. Dia berasal dari Medan, Sumatra Utara, dan seperti aku, dia juga meninggalkan kampung halamannya untuk mengejar impian di Bandung. "Bandung memberikan kita peluang besar, Mita. Kita harus berani menghadapinya," kata Jihan sambil menatap langit malam yang begitu indah.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Jungle Love

Jungle Love

Setelah meletakkan gelasnya di atas lemari besi, ia menarik kursi panjang tanpa sandaran yang terletak di sudut ruangan. Mau tak mau Atisaya menurut, melangkah menuju ke sofa dan duduk. Pardi juga duduk di kursinya, tampak asyik menikmati kopi yang masih mengepulkan asap tipis. "Enak kopinya," puji Pardi di sela-sela menyeruput kopi. "Eh, Indramayu itu punya kopi khas nggak sih? Kalau di Batang kan, yang khas itu teh karena ada perkebunan teh di perbatasan Pekalongan dan Wonosobo."
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Crash Melody

Crash Melody

kata Rita, “lo nggak nitip oleh-oleh?” Dania terdiam sejenak. Dia memikirkan oleh-oleh khas Bandung. “Makanan khas Bandung apaan emang, Ta?” tanyanya akhirnya. Dia menyerah. “Banyak,” sahut Rita, “ada peyeum, cireng, baso goreng. Banyak lah pokoknya.” “Gue boleh minta oleh-oleh cowo aja nggak sih,” kata Dania.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Dia memang masih menggunakan aji 'Malih Rupa'nya yangvmenyerupai Elang. "Benar. Saya Elang Prayoga. Saya tak sengaja sampai ke sini. Saya hendak ke lereng Marapat, ke kediaman Ki Ranuwulung. Namun aroma masakkan lezat ini menuntunku ke sini," ujar Surapati, seraya tersenyum ramah.
9.963.1K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

' Bersambung MaasyaAllah. Setelah berjuang keras selesai juga ngetik bab ini. Terimakasih buat akak semua. Gak nyangka masih ramai responnya sejauh ini.💕 Typo de el el ... insyaAllah saya benerin besok. Matanya udah sepet banget.🙈 Hallo Kak, udah baca cerita baru author yang juga berlatar pesantren, berjudul "Pelacur pun Bertasbih?"
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

Kepalanya meneleng dengan tatapan menyelidik. "Sa-saya tidak apa-apa. Silakan diminum." "Aaaah.... Segar rasanya," ucapnya setelah meminum teh hangat. Dia mengambil tissu untuk mengambil martabak. "Aku beli di perempata pasar. Kata orangnya yang paling enak ini. Telor bebek tiga dengan isian daging sapi dan jamur." Dia mengigit kemudian berceletuk, "Enak, lo, Dek. Cicipin dah."
105.7K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Namun Ratu justru tahu apa maksud dari patung itu. "Pendekar Guntur Saketi pernah sekali tengah membuat patung ini, dia seperti sedang membaca sebuah syair. Namun lirik dari syairnya sedikit aneh. Seolah dia tengah menyampaikan sesuatu padaku." ucap Ratu membuat Jaka menoleh ke arahnya dan dengan pandangan penuh harap Jaka bertanya,"Apa yang dia katakan Ratu?"
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

Ketukan pintu membangunkan Awan. Patik terlihat bergegas keluar dari dapur. “Oh kamu Nduk,” kata Patik melihat Dayu sudah berada di depannya pagi ini. “Aku bawakan sarapan Paman, Ibu membuat pecel kembang turi kesukaanmu,” kata Dayu menyerahkan bungkusan daun jati ke tangan Patik. “Terima kasih, seharusnya kamu tidak usah repot. Awan belum mandi, tunggulah di sini,” kata Patik membuat Awan bergegas ke kamar mandi yang disebut pakiwan oleh Patik.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as novel patepung di bandung teh karangan
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Kalau ngomongin 'Berandal Bandung', langsung kebayang vibes urban yang raw dan penuh konflik. Novel ini bercerita tentang kehidupan sekelompok pemuda di Bandung yang terjebak dalam lingkaran kekerasan, persahabatan, dan perjuangan untuk bertahan di lingkungan keras. Tokoh utamanya, Arga, digambarkan sebagai sosok berandalan tapi punya sisi humanis yang dalam. Dia terlibat dalam geng motor yang sering bentrok dengan kelompok rival, tapi di balik itu semua, ada kisah keluarga broken home dan upayanya mencari identitas.

Ceritanya nggak cuma sekadar aksi brutal, tapi juga menyentuh persoalan sosial seperti kemiskinan, tekanan kelompok, dan konflik batin remaja yang coba mencari tempat mereka di dunia. Ada momen-momen emosional yang bikin reader ikut merasakan dilema Arga, terutama ketika dia harus memilih antara loyalitas pada geng atau menyelamatkan orang-orang yang dia sayangi. Plot twist di akhir cerita juga bikin nagih, karena nggak semua karakter dapat happy ending—mirip realita kehidupan jalanan yang nggak selalu fair.

Yang bikin 'Berandal Bandung' unik adalah cara penulis membangun atmosfer Bandung yang autentik, dari slang lokal sampai deskripsi lokasi seperti gang sempit atau warung kopi yang jadi markas geng. Dialognya kasar tapi natural, cocok sama karakter tokoh-tokohnya. Novel ini cocok buat yang suka cerita realistis dengan balutan drama urban, meski perlu diingat: kontennya kadang heavy dan nggak cocok buat pembaca yang prefer tema ringan.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status