Diriku Seutuhnya
Tatapannya terlihat sangat paus saat menatapku dan berkata pelan,
“Anna, kamu tahu nggak, Felix sudah menyerahkan kendali penuh rumah ini padaku. Aku sudah menyuruh anak buah memindahkan gudang senjata ke sebelah sini.”
“Sekarang, sudah waktunya!”
Belum sempat aku bereaksi, sudah terdengar suara ledakan yang kuat bergema hebat, disusul gelombang panas yang menyapu seluruh ruangan.
Ruangan bawah tanah itu hampir hancur total. Tubuhku terhimpit reruntuhan dinding yang jatuh, membuatku nyaris tak bisa bergerak. Darah mengalir deras dari dahiku.
Hot Chapters